Berita Eksklusif
72 Ribu Kilogram Sampah Medik RSUP Kandou Manado Sudah 4 Bulan Dibiarkan Menumpuk
Sampah-sampah ini tertumpuk di bekas kantin belakang ruang Instalasi Pemiliharaan Sarana Gedung Peralatan Non Medik dan Sanitasi.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembuangan dan pengelolaan sampah medis di RSUP Prof RD Kandou dan RSU Pancaran Kasih mulai disorot.
Pasalnya, lokasi pembuangan sampah medis di dua rumah sakit ini, dekat pemukiman penduduk, sehingga menimbulkan bau busuk dan tidak sehat.
Pantauan Tribun Manado, Rabu (5/7), di lokasi penampungan sampah medis maupun non medis di RSUP Prof RD Kandou Manado tampak sampah menggunung yang dibungkus plastik berwarna kuning belum dibuang.
Begitu juga sampah medis belum dimusnahkan. Terpantau ada jarum suntik bekas, jarum infus, obat-obatan dan sampah medis lainnya.
Sampah-sampah ini tertumpuk di bekas kantin belakang ruang Instalasi Pemiliharaan Sarana Gedung Peralatan Non Medik dan Sanitasi, RSUP Prof Kandou Malalayang.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak dua ruangan kantin terpakai untuk menampung ratusan kantong plastik tersebut.
Kantong berwarna kuning itu adalah tumpukan sampah medis Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, yang sudah berbulan-bulan menumpuk.
Bau obat-obatan juga tercium sangat menyengat ketika mendekati tumpukan sampah tersebut.
Meski begitu, beberapa pekerja tetap semangat membakar sampah yang menumpuk tersebut.
Dengan menggunakan halte putih dan penutup hidung, satu persatu sampah dimasukan ke dalam alat Insenerator yang memiliki corong tempat keluarnya asap.
Salah satu pekerja yang bernama Ricko, mengaku sudah terbiasa mengangkat dan membakar sampah medis.
Meski pada awal-awal bekerja, ia sempat takut jangan sampai terkena jarum suntik dan tertular penyakit.
"Awalnya memang takut, tapi sekarang karena sudah terbiasa rasa takut itu perlahan mulai hilang," kata dia.
Asap dari proses pembakaran sampah plastik juga sangat mengganggu masyarakat sekitar.
Skivo Kolondam, warga sekitar mengatakan, masyarakat yang tinggal di dekat rumah sakit, hampir setiap harinya ia dan keluarga mencium bau pembakaran sampah medis dari arah rumah RSUP Prof Kandou Malalayang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sampah-medik-rsup-kandou_20170706_090013.jpg)