Perayaan 25 Tahun Imamat Pastor Yanto Bersyukur Walaupun Sakit
Anak-anak Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) tiba-tiba membungkuk selesai menyanyikan satu lagu selesai penerimaan komuni di Gereja Santo Yoseph
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
"Ia imam dengan semangat yang tak pernah lelah. Ketika kita mengalami salib selama 20 kali kita hampir menyerah tapi Pastor Yanto memperlihatkan spirit tanpa menyerah," ujarnya.
Pastor Will Thome setelah berkelakar menyebut kata telolet, memperkenalkan Suster Sil YMY, misionaris orang Manado yang sekarang ditugaskan di Ghana. Ia adalah adik Pastor Yanto.
"Saya sudah lupa kapan persisnya tapi dalam percakapan dengan Legio Maria, Pastor Yanto mengungkapkan isi hatinya soal kerinduan hatinya agar bisa merayakan imamat 25 tahun di Santo Joseph. Saya menyambut senang kerinduan Pastor Yanto itu," katanya.
Pastor Yanto katanya dalam salibnya tetap bersukur. Ia katanya tinggal dalam Tuhan, dalam kesatuan dengan Tuhan lewat pelayanan imamatnya.
"Pada saat 26 tahun sebagai imam, saya lupa persis, Pastor Terry Ponomban pernah memotivasi untuk mengucap syukur menjadi seorang imam. Semangat terus Pastor Yanto," katanya. (dma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pastor-fransiscus-putut-haryanto_20170115_221322.jpg)