Jalan Menanjak dan Berpasir, Angkutan Umum tak Layani Penumpang Morea

Warga Desa Morea dan Soyowan, Minahasa Tenggara mengelukan jalan akses masuk di kedua desa tersebut.

Jalan Menanjak dan Berpasir, Angkutan Umum tak Layani Penumpang Morea
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
Kendaraan saat melintasi jalan berpasir menuju Desa Morea Kec Ratatotok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Warga Desa Morea dan Soyowan mengelukan jalan akses masuk di kedua desa tersebut.
Meski sebagian besar jalan menuju desa sudah diaspal, namun di beberapa titik membahayakan pengendara.
Dari amatan Tribun Manado, Kamis (29/12), jalan yang menanjak menuju desa terlihat belum diaspal. Material pasir menutupi sebagian besar jalan, hal ini membuat beberapa kendaraan mobil dan sepeda motor sering mengalimi kecelakaan.

Relli Tikoalu, warga Morea, mengaku, sudah dua kali mengalami kecelakaan di jalan tersebut. "Jalannya sangat menanjak dan penuh pasir, sudah dua kali saya jatuh dengan motor," katanya.
Ia mengaku beberapa kendaraan bahkan sulit untuk naik dikarenakan pasir yang menutupi jalan. "Kemarin saja ada mobil yang hampir masuk jurang, karena tak bisa menanjak lalu mundur. Soalnya kalau berpasir ban kendaraan sulit menyentu aspal apalagi ditanjakan," jelasnya.

Sementara Felix, seorang pengendara yang didapati Tribun Manado hampir mengalami kecelakaan. Mobil yang ia kendarai mundur saat menanjak karena jalan berpasir. "Saya sudah gas tapi tak jalan, saat direm tetap mundur meski ban sudah tak berputar. Mungkin karena pasir," jelasnya.
Ia pun berharap agar jalan tersebut cepat diperbaiki sebelum terjadi kecelakaan. "Kan ini akses masuk menuju desa dan perkebunan. Jadi harus dapat perhatian pemerintah," ujarnya.

Camat Ratatotok, Heski Kumesan, mengatakan, bahwa memang jalan tersebut sedikit berbahaya. "Iya baik kendaraan yang naik dan turun memang berbahaya karena berpasir. Tinggal bagian kecil itu yang belum diaspal," katanya.
Dia juga mengatakan dalam waktu dekat penyelesaian pembangunan jalan tersebut akan selesai. "Sesuai surat yang kami terima pembangunannya akan selesai pada Desember ini," kata dia. *

STORY HIGHLIGHTS
* Sebagian besar jalan menuju desa sudah diaspal, namun di beberapa titik membahayakan pengendara
* Material pasir menutupi sebagian besar jalan, hal ini membuat beberapa kendaraan mobil dan sepeda motor sering mengalimi kecelakaan

Penulis:
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved