Bupati, Dandim, Kapolres Orasi di Apel Nusantara Bersatu
Pita merah putih terikat di kepala semua orang yang hadir di Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (30/11).
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
Usai melakukan orasi, mereka menyanyikan lagi Berkibarlah Benderaku. Kapolres Minahasa saat berorasi mengatakan bahwa tidak ada agama yang mengajarkan permusuhan.
"Mari lawan kelompok masyarakat yang mengatasnamakan agama untuk menghancurkan NKRI," ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa keberagaman awal mula negara dibentuk. "Mari jaga keamanan dan ketertiban, jauhi semua bentuk pertikaian dan perpecahan," tuturnya.
Beberapa paduan suara juga sempat menyanyikan lagi kebangsaan, serta beberapa siswa membaca puisi yang bernuansa persatuan dan kesatuan NKRI.
Perwakilan enam agama di Minahasa juga menyampaikan orasi mereka soal persatuan dan kesatuan NKRI, termasuk ajakan untuk tetap menjaga perdamaian di antara perbedaan agama, suku, ras, budaya yang ada di Indonesia khususnya di Minahasa.
Tak lupa mereka juga melaksanakan doa lintas agama di Minahasa. Mereka juga menandatangani bersama deklarasi Nusantara Bersatu. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ziarah-ke-makam-sam-ratulangi_20150817_154237.jpg)