Melinda Tahu Facebook Tapi Tak Bisa Akses
Kementerian Komunikasi dan Informatika membuat program akses internet Universal Service Obligation di SMP Negeri 5 Desa Sak
Penulis: | Editor:
Bupati Pulau Morotai Samsudin Akadir mengatakan, ini adalah suatu langkah maju bagi Morotai.
"Diharapkan ini bukan hanya seremoni saja sehingga ada pengaruh besar bagi daerah kami," tuturnya.
Dikatakannya, dengan peresmian ini diharapkan siswa lebih giat lagi belajar. "Morotai pulau terluar, butuh akses internet dan komunikasi. Program ini jawaban dari kebutuhan rakyat," kata Samsudin.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rusdiantara mengatakan, akses internet USO yang disediakan BP3TI merupakan usulan dari pemda dan diimplementasikan melalui kerjasama antara BP3TI, pemda, dan perusahaan penyedia jasa internet. BP3TI dan Kominfo menargetkan 1.600 lokasi akan terbangun di seluruh daerah di Indonesia.
"Akses internet yang dibangun menggunakan dana USO memiliki kapasitas bandwith rata-rata 2Mbps. Kapasitas tersebut dirasa cukup untuk melakukan selancar, pengunduhan, dan pengunggahan. Akses internet yang telah disediakan dipergunakan untuk menunjang proses belajar mengajar serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar," tandasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ujicoba-internet_20161122_060929.jpg)