Soal Suksesi Sekprov Sulut, Olly Sebut Calon Bisa Lebih Dari Lima Pejabat
Isu terkait calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus menghebohkan pemprov Sulut. Namun, para calon agaknya jauh dari keheboan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Isu terkait calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus menghebohkan pemprov Sulut. Namun, para calon agaknya jauh dari keheboan tersebut.
Mereka mengaku sibuk mengurus tugas masing - masing, seperti yang diutarakan Kaban Bappeda Roy Roring yang mengaku tengah bergulat dengan RPJMD.
"Saya sementara berada di Kemendagri untuk merampungkan draf Perda RPJMD provinsi," kata Roring ketika dihubungi lewat ponsel.
Roring menyatakan, waktunya banyak dihabiskan untuk mengurus RPJMD, sehingga sering pulang larut malam, termasuk saat libur, dia sering berada di kantor.
"Saya terbebani menyelesaikan RPJMD, ini adalah nyawa bagi program ODSK," kata dia.
Seorang staf Roring menyatakan, bosnya pernah minum obat sakit kepala akibat bekerja terlalu keras.
Ketika RPJMD diparipurnakan, semua lega karena bebas dari ancaman tidak terima gaji.
Sebaliknya jika RPJMD tidak rampung, maka Olly, Steven serta seluruh anggota dewan tidak akan terima gaji.
Mengenai suksesi Sekprov, ROR mengaku tidak terlalu memperhatikan karena tengah sibuk mengurus RPJMD.
ROR menyatakan, tak ada rivalitas antara para pejabat calon Sekprov, justru, mereka sangat mesra. "Kami sangat akur," kata dia.
Kadis Kehutanan Sulut Herry Rotinsulu juga tengah larut dalam tugasnya. Rabu saat dihubungi, Herry mengaku tengah sakit gigi, namun demikian dia tetap terus bekerja. "Saya sedang sakit gigi," kataRotinsulu.
Kadis Perkebunan Ricky Toemandoek mengatakan, dirinya juga tengah fokus dengan pekerjaan. Kamis (4/8) ia menjamu tamu dari pusat.
"Kami berbicara mengenai pengembangan perkebunan di Sulut," kata dia.
Hingga Kamis siang, pendaftaran calon Sekprov masih sepi.
"Belum ada calon yang mendaftar," kata Kaban BKD Sulut Femmy Suluh.