Kader Demokrat Tertangkap Tangan KPK, SBY Gelar Rapat Mendadak
"Kami ada pakta integritas, jika seseorang menyalahi pakta integritas, ya ada konsekuensinya."
Dalam proses penangkapan itu, sejumlah petugas Pengaman Dalam (Pamdal) DPR sempat menghalangi.
"Namun setelah dijelaskan oleh tim KPK, petugas Pamdal DPR bisa menerima dan mengikuti kegiatan tim KPK," katanya.
Afroni menyebutkan, tim KPK baru meninggalkan Kompleks DPR Ulujami pada sekitar 21.30 dan membawa I Putu Sudiartana bersama mereka. Uniknya sehari sebelum penangkapan, Putu mengikuti acara buka puasa bersama di kantor KPK.
Putu Sudiartana dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul. "Secara pribadi dia mudah bergaul dan enak terhadap seluruh teman-teman Komisi III. Kami biasa saling becanda," kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani.
Menurut Arsul, Putu sering digoda karena mirip dengan Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Desmond J Mahesa. Keduanya sama-sama berkepala plontos.
"Makanya kami kaget juga (terkait penangkapan Putu) . Komisi III kan komisi air mata bukan mata air," kata Arsul.
Sedangkan Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai sosok Putu rendah hati."Biasa-biasa saja, low profile," katanya. Dasco mengaku hanya bertemu dengan Putu saat rapat di Komisi III DPR.
Begitu juga disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa. Ia menuturkan Putu sangat aktif mengikuti rapat Komisi III DPR.
"Dia sangat aktif. Tiap kali rapat kerja atau tiap sidang selalu ada," imbuhnya.
Desmond mengaku belum mengetahui kasus yang menimpa I Putu Sudiartana."Tadi malam (Selasa malam) beberapa anggota dan pimpinan komisi berkomunikasi dengan KPK untuk meminta penjelasan," ujarnya.
Namun saat itu belum ada penjelasan dari KPK. "Teman-teman di WA (Whatsapp) lihat Pak Putu akrab dengan pimpinan KPK karena habis buka bersama. Kawan-kawan bilang ada apa? Kok habis senyum-senyum dan ketawa-ketawa dengan pimpinan KPK lalu ada apa. Dari tadi malam kan kayak ada hantu, desas desus," kata Desmond.