Pantai Babo Moonow, Pantai Pasir Putih yang Sejuk
Tempat wisata ini sudah saya buka kurang lebih 10 tahun lamanya.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - SEORANG ibu tampak sedang membersihkan area masuk kawasan wisata Pantai Babo Moonow. Ia menyambut ramah kedatangan Tribun Manado, Rabu (25/5).
"Tempat wisata ini sudah saya buka kurang lebih 10 tahun lamanya," ucap Ambarak Dilapanga, perempuan 74 tahun itu.
Pantai Babo Moonow terletak di Kecamatan Sang Tobolang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Dari ibukota kabupaten di Lolak jarak tempuh sekitar 25 menit. Berada di jalur Trans Sulawesi, pengunjung sangat mudah menemukan daerah ini dengan kendaraan.
Ambarak mengatakan, tempat wisata itu dibuka berawal dari seorang pejabat yang berhari ulang tahun dan ingin merayakannya di Pantai Babo.

"Saat itu pertama kali tempat ini dikunjungi banyak orang dan ternyata sebagai awal mula di promosikan menjadi tempat wisata karena keindahan pantainya yang landai dan sejuk," tutur dia.
Luas tempat wisata ini kurang lebih 1 hektare. Keindahan pantai dan pemandangan ke Pulau Tiga menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu pasir pantainya begitu halus.
Pantai itu dinamakan Babo Moonow karena area pantainya yang sejuk dan pas dijadikan tempat bersantai saat liburan bersama keluarga, teman-teman, dan rekan kerja.

"Tempat ini dibuka mulai pukul 6 pagi dan tutup pukul 6 sore, kecuali ada yang ingin menginap," ungkapnya.
"Jika ada yang ingin menginap, kami menyediakan tempat Rp 100 ribu per malam, tapi hanya untuk yang sudah berkeluarga ataupun wanita semua dan pria semua. Tidak diperkenankan menginap jika masih pacaran atau belum nikah."
Tempat untuk menginap hanya tersedia satu rumah panggung yang berhadapan dengan keindahan pantai. Bagi wisatawan yang ingin bersantai tersedia juga pondok-pondok kecil yang menghadap ke pantai. Ia menambahkan, untuk kamar mandi yang tersedia baru tiga, dua kamar kecil.

"Walau banyak orang yang mandi di pantai, airnya tidak akan kabur," tambah Ambarak.
Pantai itu sudah pernah dikunjungi pelancong luar negeri, di antaranya dari Belanda, Australia, Nigeria, Amerika. Tak sekadar berkunjung, wisatawan luar negeri juga menginap dan menyelam di area pantai.
Ambarak mengatakan, kunjungan wisatawan yang sangat padat setelah Idul Fitri, atau dua hingga tujuh hari setelah hari raya. Kala itu ratusan wisatawan lokal memadati area pantai yang seakan- akan tidak lagi mampu menampung semuanya.

"Di saat itulah pantai ini dipenuhi manusia sehingga kesibukan kami pengelola melayani pengunjung dengan pengamanan pihak polsek setempat," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pantai-babo-moonow_20160605_102900.jpg)