20 Meja Lapak Diamankan Disperindagkop Kotamobagu

Sampai saat ini sudah ada 20 meja yang kita bawa ke kantor, itu milik pedagang yang tak mau lagi berjualan di dalam Pasar 23 Maret

Laporan Wartawan Tribun Manado Handika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Meja-meja lapak di Pasar 23 Maret yang saat ini kosong tidak ditempati pedagang menjadi target diamankan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Dan Penanaman Modal (Disperindagkop PM).

"Sampai saat ini sudah ada 20 meja yang kita bawa ke kantor, itu milik pedagang yang tak mau lagi berjualan di dalam Pasar 23 Maret," ujar Kadisperindagkop PM Herman Aray, Selasa (17/5) saat ditemui di Rudis Wali Kota Kotamobagu.

Lanjut Herman pihaknya tetap akan memantau pedagang, khususnya yang ada di dalam Pasar 23 Maret. "Kita lihat mana yang tak mau berjualan lagi, jika lapak akan kita amankan mejanya, jika kios akan kita ambil alih. Akan kita pantau setiap hari," ujar dia.

Diamankannya meja lapak tersebut merupakan satu cara Disperindagkop untuk membuat Pasar 23 Maret ramai. Setelah meja diamankan, semua pedagang yang ada diluar akan dimasukkan ke dalam.

Sementara itu untuk tiga kios yang beberapa waktu lalu mendapat teguran akan diambil alih, saat ini masih diberi kesempatan oleh Disperindagkop. "Mereka sudah buat lagi surat pernyataan untuk yang terakhir kalinya. Jika tidak lagi berjualan akan kami ambil alih," ungkapnya.

Pantauan Tribun Manado, puluhan kios masih saja ditutup, pedagang masih berjualan di luar, lapak di dalam Pasar 23 Maret banyak yang kosong, dan masih banyak meja lapak yang belum diamankan Disperindagkop PM. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved