Heboh! Dandim Makassar Kolonel Jefri Oktavian Rotti Tertangkap Basah Pesta Narkotika
"Iya betul semalam ada penggerebekan, Dandim Makassar positif gunakan narkoba saat dilakukan tes urine."
"Beliau (Panglima TNI) kecewa dan marah besar. Beliau meminta proses sesuai hukuman yang berlaku." ujar Kadispen.
Pihak Mabes TNI, masih menunggu proses hukum yang berlaku, untuk menjatuihkan sanksi kepada mantan Dandim 1406 Wajo ini.
"Kalau pemecatan itu hukuman tambahan dari militer, tapi itu bisa jadi pertimbangan," kata Kapuspen.
Secara terpisah, Pangdam VII/Wrb Mayjen Agus Surya Bakti, mengisyaratkan, pejabat Dandim Tabes pertama di Makassar ini, ternyata kebiasaan sang kolonel ini sudah lama masuk pemantauan Makodam VII di Jl Urip Sumiharjo, Makassar.
"Sudah lama diselidiki, tadi malam ada laporan dari masyarakat kalau ada pesta sabu yang melibatkan Dandim dan satu Pamen di jajaran Kodam di Hotel d'Maleo. Makanya kami langsung sergap," kata jenderal asal Medan ini.
"Sesuai dengan arahan Panglima TNI kami ditugaskan untuk secara intensif menggelar operasi pemberantasan narkoba dikalangan anggota TNI, dan harus tegas jika pada proses pemerikasaan terbukti maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di tubuh TNI," tegas Agus.
Kolonel Rotti, baru 11 bulan menduduki jabatan Dandim Tabes 1408/BS Makassar. Dia menggantikan Letkol ARH Deni Sukwara SE, Jumat (8/5) lalu.
Kedua Perwira TNI ini selajutnya ditahan dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan.
Terkait hal tersebut, Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjend TNI Agus Surya Bakti, mengaku akan tegas terhadap anggotanya. Hal ini sesuai dengan arahan Panglima TNI yang komitmen memerangi narkoba.
Penangkapan Kolonel Rotti, hanya sekitar dua pekan, pasca- tes urine serentak yang di Makodim Tabes 1408/BS Makassar, di Jl lanto Dg Pasewang, Selasa (22/3/2016) lalu.
Tes urine bagi personel dan staf makodim itu digelar di Aula Sudirman, Makodim Tabes, untuk pencegahan. pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba di lingkim Kodim dan Koramil di Makassar.