Dua Ribu Personel Polisi Amankan Peringatan Jumat Agung dan Paskah di Sulut
"Rangkaian perayaan Paskah dimulai 24 hingga 28 Maret 2016. Diprediksi akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di Sulut."
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dan polres jajaran mengerahkan 2.000 personel dalam pengamanan perayaan Jumat Agung dan Paskah 2016. Jumlah ini setara dengan sepertiga kekuatan.
"Rangkaian perayaan Paskah dimulai 24 hingga 28 Maret 2016. Diprediksi akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di Sulut. Terutama di tempat-tempat ibadah, pusat perbelanjan dan lokasi wisata," ujar Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung.
Kapolda saat memimpin Apel Gelar Pasukan Perayaan Paskah di halaman Mapolda Sulut, Kamis (24/3) melanjutkan, seluruh anggota yang terlibat pada pengamanan Jumat Agung dan Paskah agar melaksanakannya secara maksimal.
"Guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan Kamseltibcar Lantas, seperti kemacetan dan kecelakaan," tuturnya.
Kapolda memberikan atensi terhadap fenomena khas tahunan masyarakat Sulut, di mana pada masa perayaan Paskah ke-2, masyarakat berbondong-bondong untuk pergi ke tempat wisata melaksanakan ibadah padang.
"Ini menjadi perhatian serius, karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi aksi pencurian di rumah kosong, pencurian dengan kekerasan serta aksi sweeping oleh kelompok tertentu," ucapnya.
Kapolda mengimbau masyarakat agar melaksanakan ibadah Paskah dengan hikmat. Jika ada orang-orang mencurigakan agar segera dilaporkan kepada aparat. "Informasi sangat penting kita harapkan dari masyarakat," imbuhnya.
Kepada seluruh masyarakat terutama pemuda dan remaja, Kapolda mengingatkan menjelang dan saat Paskah agar jangan sampai berhura-hura.
"Apalagi sampai mabuk dan mengganggu keamanan dan ketertiban."Saya harapkan masyarakat dapat mematuhi aturan perundang-undangan yang ada," harapnya.
Gelar Pasukan yang dilaksanakan usai apel pagi, dihadiri juga oleh Wakapolda Sulut, Kombes Pol Sutrisno Yudi Hermawan, seluruh Pejabat Utama Polda Sulut.
Sebanyak 263 personel Mapolda juga terlibat dalam pelaksanaan pengamanan perayaan Paskah serta pasukan dari Polresta Manado dan ormas kemasyarakatan dan keagamaan.
Personel Polda Sulut juga melakukan penjagaan ketat di daerah perbatasan. "Sekarang kan lagi operasi Tinombala, jangan sampai mereka terdesak lalu melarikan diri ke wilayah kita. Tak menutup kemungkinan kelompok Santoso lari di Sulut," ujar Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Kamis (24/3).
Jangan sampai, kata Kapolda, semua pihak lengah, lalu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Bumi Nyiur Melambai ini.
"Semua pihak agar waspada. Selain pihak berwajib, masyarakat juga harus waspada. Laporkan jika ada orang-orang yang mencurigakan," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, ia sudah memerintahkan seluruh polres jajaran untuk meningkatkan kegiatan operasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/apel-siaga-satu_20151107_130700.jpg)