Boby: Ada Upaya Jegal Imba
Calon Wali Kota Manado dari Partai Golkar, Jimmy Rimba Rogi menyatakan dia berpegang pada putusan KPU Manado yang meloloskannya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Meski mengaku tak gentar dengan adanya surat edaran Bawaslu Pusat yang mensoal status hukumnya, Calon Wali Kota Manado dari Partai Golkar, Jimmy Rimba Rogi menyatakan dia berpegang pada putusan KPU Manado yang meloloskannya.
Dihubungi Tribun Manado via ponsel Senin (28/9) malam, Imba mengatakan dia hakul yakin KPU Manado selaku penyelenggara Pilkada akan konsisten pada putusan.
"Tanya saja ke KPU Manado," kata dia.
Imba mengaku tak mempedulikan segala macam serangan yang ditujukan padanya.
Ia hanya berfokus pada upayanya maju di Pilwako demi memajukan Manado. "Terserah orang mau lakukan apa, yang pasti saya tulus ingin membangun Manado," kata dia.
Terpisah sang calon Wakil Wali Kota Manado, Boby Daud mensinyalir ada upaya menjegal Imba. Namun bukannya meruntuhkan Imba, upaya itu justru membuat kubunya makin solid."Kami justru makin solid," kata dia.
Boby pun terharu ketika disebut banyak pendukung yang mendoakan mereka. Ia pun mengaku berdoa agar bisa lepas dari masalah. "Kekuatan kami adalah doa," kata dia.
Bobby menyebut kejadian itu sebagai bagian dari proses politik yang mau tak mau harus dijalani pihaknya. Dia mengaku, timnya belum memegang surat edaran Bawaslu itu.
Disebutnya, masalah tersebut sementara dikaji oleh pihaknya. Jika pun surat edaran itu betul, kata dia, sudah terlambat dikarenakan tahapan kampenye sudah berjalan. "Mustinya sejak awal sudah ada peringatan seperti itu," kata dia.
Boby mengatakan, dia percaya betul dengan KPU Manado yang sudah meloloskan Imba. Menurutnya, KPU Manado tentu punya dasar hukum sendiri tentang putusan itu. "Saya bukannya memberi penguatan pada KPU Manado, namun saya hakul yakin mereka memberi putusan yang benar," kata dia.
Boby juga mempertanyakan kapasitas ICW yang melaporkan Imba.
"Itu hak mereka karena hal itu dimungkinkan oleh hukum, pertanyaannya mereka kan bukan ada disini jadi ngapain mereka persoalkan Pak Imba," kata dia.
Sementara itu, Komisioner Panwaslu Manado Stanley Kho Walandouw mengatakan, pihaknya akan bertolak menuju Jakarta Selasa ini untuk berkonsultasi dengan sejumlah lembaga terkait masalah Imba. "Kami akan ke Bawaslu Pusat, KPU RI, Lapas Sukamiskin serta kantor Kemenkumham," kata dia.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah melakukan klarifikasi dengan pihak KPU Manado. Hasilnya, KPU Manado bersikeras telah bertindak sesuai aturan.