Kisah Pak Soleh, Tukang Ojek Tua dengan Tarif Seikhlasnya

Anda mungkin punya pengalaman beberapa kali membatalkan naik jasa ojek lantaran Abang tukang ojeknya pasang 'tarif gila' alias kemahalan.

Kisah Pak Soleh, Tukang Ojek Tua dengan Tarif Seikhlasnya
Arsip Dewi Rachmayani
Pak Soleh, tukang ojek berusia renta di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, yang pasang tarif seikhlasnya. Tapi masih juga dicueki banyak penumpang karena faktor usia yang membuat calon penumpang tak yakin terlayani dengan baik kalau menggunakan jasa ojeknya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Anda mungkin punya pengalaman beberapa kali membatalkan naik jasa ojek lantaran Abang tukang ojeknya pasang 'tarif gila' alias kemahalan.

Tapi percayalah, tak semua tukang ojek di Jakarta seperti itu.

Masih ada segelintir tukang ojek yang justru pasang tarif seikhlasnya.

Dan justru yang pasang tarif seikhlasnya itu malah dibayari mahal berlipat-lipat oleh penumpangnya. Tak percaya?

Adalah seorang karyawati di Jakarta bernama Dewi Rachmayani yang memosting cerita amat menyentuh tentang kebaikan tukang ojek tua renta di Stasin Palmerah, Jakarta Barat.

Lewat media sosial Facebook, ia menuturkan kisah harunya melihat sosok uzur itu masih berjuang keras mengais rezeki di belantara ibukota yang amat sengit bersaing, sikut-menyikut mencari rupiah, termasuk kalangan ojek.

Tapi Dewi tersentuh ketika menggunakan jasa ojek bapak tua dengan 'tarif suka-suka penumpang.'

Berikut ini kisah Dewi Rachmayani bertemu dengan tukang ojek bernama Pak Soleh yang menyentuh perhatian para facebookers itu, seperti Tribunnews.com kutip dari laman facebook Dewi Rachmayani:

Siang ini, batalin orderan grabbike dari stasiun Palmerah - kantor.

Pasalnya, di stasiun Palmerah ketemu kakek2 yg dgn sopan nyodorin helm ke org yg lalu lalang di trotoar.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved