Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Budi Gunawan Batal Jadi Kapolri

Inilah 'Ketegangan' di Balik Pembatalan Budi Gunawan Jadi Kapolri

Presiden Joko Widodo berbincang empat mata dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla jelang mengumumkan pergantian calon Kapolri.

Editor: Fransiska_Noel

Dalam waktu kurang 48 jam tersebut, Juru Bicara Jusuf Kalla, Husein Abdullah menyebut bukan upaya mudah untuk memberitahu hasil keputusan pemerintah.

Dua jam jelang pengumuman, sejumlah staf Wakil Presiden sibuk mencari nomor telepon Deputi Pencegahan KPK Johan Budi dan mantan pimpinan KPK Taufiequrachman Ruki.

"Johan akhirnya bisa ditelepon, last minute, 1 jam 45 menit sebelum (Jokowi) konferensi pers," katanya seraya menyatakan, Johan bisa dihubungi melalui ajudan presiden yang berasal dari Angkatan Laut.

"Dia akhirnya sukses, diangkat teleponnya, lalu handphone-nya diberikan ke Bapak (JK)," ujarnya.

Jusuf Kalla bukan hanya menghubungi sejumlah anggota sementara pimpinan KPK. Kalla juga menghubungi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. "Saya sebelumnya sudah dihubungi Pak JK, satu jam sebelumnya," kata Novanto, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, Kalla mengabarkan perihal pergantian calon Kapolri berikut meminta pertimbangan dari parlemen di Senayan.

Atas kabar tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan bahwa DPR RI tengah memasuki masa reses. Proses pencalonan Badrodin sebagai Kapolri akan dibahas seusai reses pada akhir Maret 2015.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, kita mempunyai waktu 20 hari masa kerja," ujarnya.

Kalla mengamini perihal komunikasi dengan parlemen terkait pengajuan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri, menggantikan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan.

"Tentu kami sudah bicara dengan teman-teman di DPR, alasan-alasan, yang penting kan alasannya benar. Ini demi ketenangan, yang baik lah untuk bangsa ini," kata Kalla.

Ia menegaskan, pemerintah menunggu DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Badrodin. Presiden Jokowi akan mengirimi surat ke DPR perihal nama calon Kapolri Badrodin Haiti.

Kalla menambahkan, Presiden Jokowi menyodorkan nama baru calon Kapolri Badrodin Haiti lantaran sukses sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kapolri dalam waktu sebulan terakhir.

"Supaya ini strukturalnya baik, dan dia sudah melaksanakan situasi yang berat sebulan. Karena struktural, jadi dari Wakapolri naik, jadi tidak perlu dari luar. Jadi kan ada step-step yang baik, proporsional. Karena itu juga, kita profesional. Bukan pilih apa, melainkan profesional," ungkapnya.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi, Jusuf Kalla mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri membahas nasib Budi Gunawan.

"Bersama Pak Jokowi, bertemu (dengan Megawati), dan beliau bisa memahami," ungkapnya.

Kalla juga mengaku sudah bertemu dengan Budi Gunawan. Bahkan Budi Gunawan menyatakan siap menerima apapun keputusan presiden. Sebagai prajurit, dia tunduk dengan keputusan pimpinan.

Ikuti terus informasi terbaru setiap hari di www.tribunmanado.co.id yang selalu menghadirkan berita nasional, olahraga, selebritis, gaya hidup, dan seputar berita Manado terkini

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved