Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SEA Games

Sisi Lain SEA Games 2013: Ibu Kota Myanmar yang Senyap

Tapi ada beberapa petani yang sedang yang sedang membersihkan bekas-bekas panen padi dan hamparan sawah luas membentang di sepanjang jalan

Editor:

Aung Kin, seorang ahli sejarah asal Myanmar yang tinggal di London mengatakan, ketakutan tersebut bisa jadi dilakukan karena kekuatan angkatan darat Myanmar jauh lebih tangguh dibanding angkatan laut.

"Jadi lebih mudah untuk mempertahankan garis pertahanan darat seperti Naypyitaw dibanding daerah pantai di Kota Yangon," kata Aung Kin.

Sementara para diplomat asing berpendapat bahwa alasan yang masuk akal adalah karena lokasi Naypyitaw yang berada di tengah-tengah akan memudahkan pemerintah untuk memonitor daerah perbatasan di distrik yang dihuni etnik Shan, Chin dan Karen.

Apa pun alasannya, pasti para atlet, ofisial dan pendatang yang berada di kota itu untuk mengikuti atau menyaksikan SEA Games 2013 menghadapi banyak kendala transportasi karena sulitnya kendaraan umum.

Shuttle bus yang disediakan panitia selama SEA Games ternyata juga diperuntukkan bagi masyarakat umum sehingga sering penuh sesak. Penumpang pun sering berebut naik.

Namun kesulitan itu membawa hikmah bagi sebagian orang, termasuk Rosman Razak, pelatih tim bulutangkis asal Malaysia.

"Para pemain menjadi lebih kompak dan terus bersama seperti lem karena tidak bisa kemana-mana akibat kesulitan alat transportasi. Kondisi akan menciptakan kekompakan diantara sesama pemain," kata Rosman seperti yang dikutip laman The Star beberapa waktu lalu.(antara)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved