Olahraga
Kapolda Sulut Merasa Puas
Megah dan meriah, itulah jalannya Kejuaraan Renang Terbuka Kapolda Cup kelompok SD, SMP, SMA/Sederajat, Mahasiswa, TNI/Polri
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Megah dan meriah, itulah jalannya Kejuaraan Renang Terbuka Kapolda Cup kelompok SD, SMP, SMA/Sederajat, Mahasiswa, TNI/Polri serta PNS aygn berlangsung sejak tanggal 16 November dan berakhir keesokan harinya di Kolam Renang Ranowangun, Kompleks Olahraga KONI Sario Manado.
Meski begitu, sesekali terselip adegan lucu dari para peserta cilik yang ikut serta. Misalnya, adegan ketika para perenang cilik itu berjajar di poll startnya masing- masing.
Lalu peluit ditiup, tapi tak semua peserta melesat cepat. Ada juga, satu dua yang terlambat start. Sontak, ratusan penonton yang memadati tribun kolam renang itu tertawa terbahak - bahak.
Tapi itu hanya intermezzo, karena banyak bocah berbakat lahir dari turnamen itu dan tampaknya punya masa depan cerah di kemudian hari.
Joshua Towoliu misalnya. Bocah berusia sembilan tahun ini tangkas bergerak di atas air. Air berbuih ketika ia memukulkan tangan dan kakinya pada permukaan air saat pemanasan jelang final.
Di turnamen pertamanya ini, putra salah satu anggota Polda Metro Jaya ini meraih juara dua pada penyisihan untuk gaya dada kelas SD berjarak 100 meter dan gaya bebas 50 meter.
Menatap final, ia optimis dapat mencapai hasil terbaik. Yetje Siby, oma Joshua yang mendampingi cucunya mengamani tekad itu. "Mudah - mudahan, ia dapat juara," tuturnya.
Bercita - cita menjadi perenang, ia janji tak akan "bagate" jika dewasa. "Saya tak akan bagate, agar jadi atlet," tuturnya
Selain Joshua, dalam daftar juara terdapat beberapa nama perenang cilik yang bisa saja menjadi raja dan ratu kolam renang Sulut di tahun - tahun mendatang.
Contohnya Erland Bambi. Sudah merajai kolam renang di sario dengan perolehan enam medali emas untuk kategori SD. Entah sudah berapa kali, namanya disebut oleh pembawa acara sebagai pemenang.
Bersama, Andrew Rorimpandey dari Manado Iruka Swimming Club yang juga mengoleksi enam medali emas, ia menjadi perenang terbaik putra dalam turnamen ini.
Di sektor putri, Chelsea C H Pusung dari Kinilow Indraloka Swimming Club berkibar sebagai perenang putri terbaik dengan perolehan enam emas untuk kategori SD.
Kapolda Sulut, Brigjen Pol Dicky Atotoy yang hadir dalam lomba kemarin (17/11) tampak puas dengan aksi para atlet cilik tersebut.
Duduk di kursi yang menghadap ke arah kolam renang, Atotoy terkagum - kagum melihat tubuh kecil itu memacu gerak di atas lintasan air sepanjang 50 meter itu.
Atotoy yang pernah membuka "resep" pada Tribun bagaimana menjadi Kapolda lewat renang menyatakan, tujuan digelarnya lomba adalah untuk mencari bibit - bibit baru. Tampaknya, niat tulus Atotoy terwujud. "Mudah - mudahan, mereka menjadi atlet renang yang handal," sebutnya.