Pidana Korupsi
Badan Penyuluh Sebut Uang Honor
Tahun lalu nda pernah dapat, tahun-tahun sebelumnya, kalau pun dapat sudah dipotong
Tayang:
Penulis: Ryo_Noor |
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Petani di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe Minahasa
Utara (Minut) mempertanyakan bantuan uang tunai yang kerap tak bisa
nikmati utuh. Dugaan awalnya, penyuluh pertanian ikut memotong uang
bantuan tersebut masuk ke kantong pribadi.
Seperti yang dipaparkan oleh Betsy Doodoh, salah seorang petani. "Tahun lalu nda pernah dapat, tahun-tahun sebelumnya, kalau pun dapat sudah dipotong," sebutnya beberapa waktu lalu.
Betsy hanya mengharapkan, kalau memang ada pemotongan pun disampaikan secara transparan. "Supaya kan kita tahu, apa memang di potong, atau tidak," katanya
Namun, kabar pemotongan itu diluruskan oleh Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian,Perikanan,dan Kehutanan Minut, Sadrakh Tairas.
Ia menjelaskan, dana bantuan berbentuk uang, memang dilakukan pemotongan. Namun, dana itu katanya, memang diperuntukan bagi para penyuluh.
"Itu sudah ditata, merupakan bantuan dari kementerian, sudah termasuk di dalamnya honor penyuluh, semacam tunjangan kinerja, seperti PNS yang lain," sebut Tairas.
Tairas berharap, para petani tidak salah paham. "Sudah lama saya ditanyakan masalah ini, waktu lalu saya masih baru jadi masih cari tahu dulu. Baru sekarang saya sampaikan ketentuannya seperti itu," ujarnya.
Tairas menjelaskan, penyuluh masuk jabatan fungsional, selain memperoleh gaji bulanan, ditunjang dengan honor dari bantuan petani, agar jalannya penyuluhan berjalan baik "peran penyuluh dibutuhkan, apalagi sekarang Minut tengah berupaya mencapai swasembada beras," sebut Tairas. (ryo)
Seperti yang dipaparkan oleh Betsy Doodoh, salah seorang petani. "Tahun lalu nda pernah dapat, tahun-tahun sebelumnya, kalau pun dapat sudah dipotong," sebutnya beberapa waktu lalu.
Betsy hanya mengharapkan, kalau memang ada pemotongan pun disampaikan secara transparan. "Supaya kan kita tahu, apa memang di potong, atau tidak," katanya
Namun, kabar pemotongan itu diluruskan oleh Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian,Perikanan,dan Kehutanan Minut, Sadrakh Tairas.
Ia menjelaskan, dana bantuan berbentuk uang, memang dilakukan pemotongan. Namun, dana itu katanya, memang diperuntukan bagi para penyuluh.
"Itu sudah ditata, merupakan bantuan dari kementerian, sudah termasuk di dalamnya honor penyuluh, semacam tunjangan kinerja, seperti PNS yang lain," sebut Tairas.
Tairas berharap, para petani tidak salah paham. "Sudah lama saya ditanyakan masalah ini, waktu lalu saya masih baru jadi masih cari tahu dulu. Baru sekarang saya sampaikan ketentuannya seperti itu," ujarnya.
Tairas menjelaskan, penyuluh masuk jabatan fungsional, selain memperoleh gaji bulanan, ditunjang dengan honor dari bantuan petani, agar jalannya penyuluhan berjalan baik "peran penyuluh dibutuhkan, apalagi sekarang Minut tengah berupaya mencapai swasembada beras," sebut Tairas. (ryo)
Berita Terkini
Berita Populer
Memuat video…