Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Super Gayus

Gayus Buang Paspor Rp 900 Juta

Teka-teki keberadan buku paspor atas nama Sony Laksono yang dipakai Gayus Tambunan

Editor:

Denny menghubungi Milana melalui telepon SMS dan BBM. Selain bertanya apakah bertemu Ical, Denny juga sempat memberi ancaman. "Dia lagi naik haji saja masih mikirin Rani," ujar Hotma sambil tertawa.

Hotma juga mengaku kecewa pada tindakan Denny yang meng-upload  ke twitter hasil scan halaman pertama paspor Sony Laksono. Selain itu juga pernyataan Denny soal dugaan Gayus ke luar negeri  untuk menyelematkan asetnya.
Karena itu,  Hotma menantang Denny untuk buka-bukaan soal kasus Gayus ke penyidik, tidak hanya mengumbar data atau omong kosong di luar. "Bilang ke dia (Denny), berani nggak datang ke mari (Bareskrim). Jangan cuma ngomong di luaran, sambil menduga. Ini bukan negara duga-duga. Ini negara hukum," tegas Hotma. 

Denny menjawab serangan Hotma kepadanya lewat akun pribadinya di twitter @dennyindrayana, Kamis (13/1) pagi.  Sebelumnya Denny mengakui pernah mengirim BBM ke Milana ketika Gayus terkuak pergi ke Bali.  "Mengajak jujur, salah?" ujar Denny.

"Sampai kapan mba akan bertahan. Ayo! kita jujur. Ini sudah muncul Rani. Harusnya jadi tersangka," begitulah petikan isi BBM Denny kepada Milana. Kepada Hotma, Milana mengaku tak menanggapi pesan tersebut.

 "Silakan kalian mengartikan. Apa makna kata-kata sebaiknya menjadi tersangka, dari Denny Indrayana itu," ujar Hotma.
Dari Patrialis
Satgas secara resmi menanggapi Hotma melalui jumpa pers. "Bahwa benar ada komunikasi dari Blackberry Massanger antara Deny Indrayana dan Milana. Komunikasi itu dilakukan dengan maksud  menggali informasi terkait pengungkapkan praktik mafia pajak dan mafia peradilan yang dilakukan Gayus," tutur anggota Satgas, Ahmad Santosa (Ota).

Dikatakan, Denny minta Milana mengungkapkan semua yang terjadi dalam kasus pelesiran Gayus dan Milana ke Bali.  "Setelah terbongkar Gayus pergi ke Bali, Denny melakukan pendekatan kepada Milana agar mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi , dengan sejujur-jujurnya," kata mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Dalam komunikasi itu Milana  mengakui pertemuan Gayus dengan Satgas di Singapura terjadi  tanpa disengaja. "Milana mengakui, dari cerita suaminya, pertemuan antara Gayus dengan Satgas di Singapura merupakan sebuah kebetulan," ucapnya.
Selain itu, Denny sempat meyakinkan Milana untuk mengungkapkan semua hal yang ia ketahui, agar lebih ringan, karena Milana berpotensi ditetapkan menjadi tersangka.

Mengenai hasil scan halaman pertama paspor atas nama Sony Laksono, Denny mengaku mendapatkan dari Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. "Sehari sebelumnya saya ada di sidang kabinet terbatas. Di situ lah Pak Menteri memperlihatkan hasil scanning paspor yang kemudian saya meminta izin untuk mengambil fotonya," ungkap Denny.
Denny memposting foto tersebut karena berpendapat tindakan itu akan membantu mengungkapkan kasus pelesiran Gayus. "Pemuatan gambar paspor Gayus Tambunan di twitter bukan perbuatan dilarang undang-undang,  utamanya ditengah efektifnya penggunaan media jejaring sosial," kata Mas Ahmad Santosa.  (tribunnews/mun)

        

    

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved