Pembunuhan

9 Fakta Penemuan Mayat Mutilasi, Daging Korban Ditaruh di Tas Kresek hingga Ada 3 Pesan Aneh

Kepolisian pun harus bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan wanita yang tubuhnya terpotong-potong, dimutilasi.

9 Fakta Penemuan Mayat Mutilasi, Daging Korban Ditaruh di Tas Kresek hingga Ada 3 Pesan Aneh
(SURYA.co.id)
surat yang diduga ditulis oleh pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum hilang di ingatan soal adanya kasus mutilasi terhadap seorang wanita di mana korbannya adalah seorang kasir Indomaret, kali ini kasus mutilasi kembali menghebohkan publik.

Kepolisian pun harus bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan wanita yang tubuhnya terpotong-potong, dimutilasi.

Apalagi adanya pesan aneh berbentuk tulisan  Pelakunya pun meninggalkan

 

Korban kasus mutilasi tersebut adalah seorang wanita yang belum diketahui identitasnya, namun jenazahnya memiliki ciri-ciri tertentu.

Dikabarkan, hingga Selasa (14/5/2019) malam polisi belum berhasil mengungkap identitas mayat perempuan korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019).

Hanya saja, mereka mendapat ciri-ciri spesifik. Salah satunya adanya tato di kedua telapak kaki korban mutilasi tersebut. 

Kanit Inafis Polres Malang Kota, Iptu Subandi, mengatakan tato tersebut berbentuk tulisan dan berbeda antara kaki kanan dan kiri.

Baca: Misteri Penemuan Mayat Mutilasi, Tubuhnya Terpencar, Hanya Pakai Celana Dalam, Ada Surat Wasiat

Baca: Heboh, Dikira Bangkai Tikus Ternyata Tubuh Perempuan Dimutilasi, Mayat hanya Pakai Celana Dalam

Baca: Mayat Ella Ditemukan di Pantai, Sempat Sebut Kesasar hingga Bahas Soal Kebun Karet

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di eks
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di eks gedung Matahari Department Store, Pasar Besar,Kota Malang. (tribun jatim/aminatus sofya)

Tato di kaki sebelah kiri bertuliskan 'Sugeng' dan kaki sebelah kanan bertuliskan 'Bertemu dengan keluarga gereja comboran bersama saudara'.

"Betul ada tanda permanen seperti tato di telapak kaki. Tulisannya berbeda kaki kiri dan kanan," kata Iptu Subandi ketika ditemui di instalasi Kedokteran Forensik RS Saiful Anwar Kota Malang, Selasa (14/5/2019).

Ia menambahkan hingga saat polisi masih belum melakukan identifikasi terhadap mayat korban mutilasi karena bagian jari si mayat masih mengeras.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved