Dinas Kesehatan Kota Bitung Terus Perangi DBD, Ini Langkah-langkah yang Mereka Lakukan!

Dalam rangka menanggulangi penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Kota Bitung terus lakukan langkah untuk memeranginya.

Dinas Kesehatan Kota Bitung Terus Perangi DBD, Ini Langkah-langkah yang Mereka Lakukan!
TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG
Dinas Kesehatan Kota Bitung Terus Perangi DBD, Ini Langkah-langkah yang Mereka Lakukan! 

Dinas Kesehatan Kota Bitung Terus Perangi DBD, Ini Langkah-langkah yang Mereka Lakukan!

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dalam rangka menanggulangi penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat melalui sosialisasi yang dilakukan hingga ke sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Frangky Soriton menjelaskan, sosialisasi di sekolah-sekolah dan ke masyarakat umum terus dilakukan untuk mencegah meningkatnya kasus DBD dan penyakit menular lainnya di Kota Bitung.

"Pengamatan terhadap penyakit-penyakit menular termasuk DBD dilakukan setiap hari melalui progran surveilans. Kampanye aktif dilakukan ketika ada peningkatan kasus seperti sekarang. Informasi dan layanan DBD (Posko) silahkan menghubungi Puskesmas setempat," kata Soriton.

Baca: Ribuan Pelayat Antar Istri Ustadz Maulana ke Peristirahatan Terakhir

Baca: Kamu Lebih Suka Wahana yang Mana? Pilihan Kamu Bisa Lihat Karakter Kamu Seperti Apa

Dikatakannya, menghimbau masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan yaitu 3 M, menguras tempat-tempat penampungan air 1x seminggu, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, menimbun barang-barang bekas yang bisa menampung air hujan.

Baca: Buku Tjahaja Seorang Basuki Bakal Di-launching, Ini Kata Pengurus PIKG Stefi Rengkuan!

Baca: Setiap Hari Punggut Sampah di Jalan, Pria ini Ternyata Merupakan Seorang Milyarder

"Ditambah juga dengan menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air, tentukan setiap rumah ada 1 orang pemantau jentik.

Baca: Lucky Senduk Sebut Kemenangan Jokowi-Maruf di Debat Pertama Tarik Pemilih Mengambang

Baca: Pasutri Korban Lakalantas Maut di Kairagi Ternyata Berasal dari Kota Bitung

Fogging adalah penebaran racun serangga yang berbahaya bagi manusia, dilakukan sebagai langkah terakhir, efektivitasnya hanya 7-10 hari.

Baca: Inilah Susunan PB Gabsi 2018-2022, Orang Sulut Banyak Terpilih Lho!

Baca: Lakalantas Maut di Kairagi, Truly Sang Istri Dikabarkan Susul Suami Meninggal Dunia

Pastikan bahwa rumah dan halaman kita bebas jentik nyamuk. Jika ada anggota keluarga demam segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.

(Tribunmanado.co.id/Chintya Rantung)

BACA JUGA:

Baca: Satpol PP Manado Tertibkan Lapak Liar Didepan Jumbo Swalayan

Baca: 5 Perampok GPI Tertangkap, Tersangka: Saat Polisi Datang Saya Sedang Bersama Istri

Baca: Begini Kronologi Penikaman di Warukapas Hingga Tewasnya Novel Kalengkongan

TONTON JUGA:

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved