Kalangan Perhotelan di Manado Sambut Baik Kebijakan Relaksasi Harga Tiket Pesawat Domestik

Kalangan perhotelan di Manado menyambut gembira kesepakatan maskapai di Indonesia menurunkan harga tiket pesawat rute domestik.

Kalangan Perhotelan di Manado Sambut Baik Kebijakan Relaksasi Harga Tiket Pesawat Domestik
Istimewa
GM Swiss-Belhotel Maleosan Manado Faisal Tranggono 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Kalangan perhotelan di Manado menyambut gembira kesepakatan maskapai di Indonesia yang tergabung dalam Indonesian National Air Cartier Association (INACA) menurunkan harga tiket pesawat rute domestik.

General Manager (GM) Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Faisal Tranggono mengatakan, langkah tersebut tepat demi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

"Kami apresiasi kebijakan merelaksasi harga tiket domestik. Harga boleh naik tapi harus fair," ujar Tranggono kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (16/1/2019).

Baca: Ini Harapan Perhotelan di Manado, Jangan Sepelekan Aturan Bagasi Berbayar oleh Maskapai

Menurutnya, harga tiket yang mahal menghambat pariwisata. Alasanya, orang akan berpikir dua kali untuk berwisata. "Bisa saja di-pending atau dibatalkan" ujarnya.

Swiss-belhotel Maleosan Manado yang menawarkan promo menarik di akhir pekan
Swiss-belhotel Maleosan Manado yang menawarkan promo menarik di akhir pekan (ISTIMEWA)

Menurutnya, harga tiket Jakarta-Manado yang di kisaran Rp 3 jutaan sangat memberatkan.

Apalagi bagi wisatawan Nusantara (wisnus) atau turis domestik. Hemat Faisal, harga tiket Jakarta-Manado masih wajar di kisaran Rp 1 jutaan.

Baca: Bank Sampah Bakal Menjangkau Industri Perhotelan dan Restoran di Manado

"Orang masih bisa belanja, beli oleh-oleh. Jangan sampai, orang datang tapi tidak beli apa-apa, dampak dari pariwisata tak muncul," katanya.

Memang, kata dia, kenaikan harga tiket bisa dilihat dari dua sisi. Pertama, masyarakat yang berdaya beli tinggi tentu tak mempermasalahkan.

Baca: Perhotelan di Manado Keluhkan Pemadaman

Swiss Belhotel Maleosan
Swiss Belhotel Maleosan (ISTIMEWA)

"Tapi berapa banyak mereka yang punya uang banyak. Sementara di sisi lain , wisnus kita sebagian besar kalangan menengah. Mereka akan mengkaji sebelum pesiar. Harga tiket jadi pertimbangan utama," ujar pria berkacamata ini.

Katanya, pariwisata dikatakan sukses jika membawa dampak positif ke berbagai bidang.

"Manfaat pariwisata harus dinikmati  UKM, hiburan, transportasi, seniman dan lain-lain," katanya. (ndo)

 Berita Populer: Gempar, Anak Bung Karno di Manado, Pernah Jualan Es hingga Ditinggalkan Benda Pusaka!

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Herviansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved