Berita di Boltim

Jumlah Penderita DBD Terus Bertambah di Boltim, Kini 15 Kasus di Awal Januari

Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus bertambah.

Jumlah Penderita DBD Terus Bertambah di Boltim, Kini 15 Kasus di Awal Januari
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Petugas dinkes Boltim melakukan fogging 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus bertambah.

Pada Rabu 9 Januari 2019, data dari Dinas Kesehatan Boltim berjumlah 10 penderita, sekarang Senin 14 Januari 2019 bertambah 5 penderita sehingga menjadi 15 orang.

Rincian kasus terjadi di Kotabunan 6 kasus, Tutuyan 6 orang, Modayag Barat 2 orang dan Mooat 1 orang.

Kepala Bidang P2P dan Wabah, Sammy Rarung mengatakan, penambahan penderita terjadi di Puskesmas Kotabunan berjumlah 6 orang termasuk Camat Kotabunan positif deman berdarah.

Baca: Investasi di Boltim Bakal Capai Rp 1 Triliun, Pariwisata Mulai Jadi Primadona

"Kami akan menelusuri penyebab, terjadinya DBD apa karena lingkungan sekitar atau penderita dari luar daerah,"ujar Sammy Rarung.

Lanjut dia, program 3 M plus harus terus dilakukan, untuk mengantisipasi berkembangnya jentik-jentik nyamuk. Sebab fogging hanya memberantas nyamuk dewasa.

Baca: PAW Personel Gerindra Boltim Ditunda, Landjar: Saya Anggap SK Gubernur Ini Bodong

Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi mengatakan, fogging dilakukan jika ada kasus, maka sebelum ada hal itu terjadi. Langkah bersih lingkungan perlu dibudayakan serta dilestarikan di desa.

"Bersih lingkungan mulai dari rumah tempat tinggal serta halaman sekitar," ujar Eko Marsidi.

Ia menambahkan, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Tahun 2017 kasus DBD berjumlah 27 kasus, 2018 meningkat 91 kasus. Masuk 2019 awal januari 15 kasus. 

TONTON JUGA:

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved