PAW Personel Gerindra Boltim Ditunda, Landjar: Saya Anggap SK Gubernur Ini Bodong

Saya kaget, SK Gubernur Sulut atas nama Janter Malingkas terbit. Itu saya pertanyakan legalitas SK tersebut

PAW Personel Gerindra Boltim Ditunda, Landjar: Saya Anggap SK Gubernur Ini Bodong
Tribun Manado
Dua anggota baru DPRD Boltim, Doni Sahe (PDIP) dan Nurtini Samper (Partai Hanura), dilantik, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar mengungkapkan alasan di balik tertundanya pelantikan pergantian antar-waktu (PAW) bagi Janter Malingkas, kader Partai Gerindra, menjadi anggota DPRD Boltim.

Pada Jumat (11/1/2019), DPRD Boltim menggelar pelantikan PAW bagi dua personel DPRD baru, yakni Doni Sahe (PDIP) dan Nurtini Samper (Partai Hanura).

Adapun Janter Malingkas yang sebelumnya disebut akan dilantik, masih tertunda.

Landjar menyebut Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 528 Tahun 2018 tentang PAW Janter Malingkas mengantikan Edsyuko Tendean, dianggap tidak prosedural.

"Saya anggap SK ini bodong karena saya tidak pernah menrekomendasi ke Gubernur Sulut untuk nama tersebut," ujar Landjar.

Baca: Pelantikan PAW DPRD Boltim, Personel PDIP dan Hanura Lancar, Gerindra Tertunda

Baca: Pelantikan Anggota DPRD Boltim Hasil PAW Ditunda, Ini Penyebabnya

Kata dia, surat rekomendasi dari DPRD tentang Janter Malingkas tidak pernah ditindaklanjuti ke Gubernur Sulut, karena adanya masalah dalam internal Partai Gerindra.

Surat rekomendasi tersebut, kata Bupati, dikembalikan untuk ditinjau kembali.

Lanjut dia, pada 27 Desember hasil pleno KPU Boltim mengeluarkan nama I Nyoman Yudistira mengantikan Edsyuko Tendean.

"Saya kaget, SK Gubernur Sulut atas nama Janter Malingkas terbit. Itu saya pertanyakan legalitas SK tersebut," ujar dia lagi.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved