Mantapkan Program Desa, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Datangi Dirjen Bina Pemerintahan Desa

Pertemuan membahas informasi strategis yang diperoleh dalam kaitan program pemantapan infrastruktur desa dan pengelolaan pemerintahan desa.

Mantapkan Program Desa, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Datangi Dirjen Bina Pemerintahan Desa
ISTIMEWA
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru berbincang dengan Sekretaris Dirjen Bina Pemerintah Desa Mohamad Rizal di Jakarta, Jumat (11/1/2019). 

Liputan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Dalam rangka memantapkan program infrastruktur desa, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru menemui Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Kunjungan Bupati Kamaru didampingi Bagian Kehumasan dan Tata Usaha Pimpinan.

Mereka diterima Sekretaris Dirjen Bina Pemerintah Desa Mohamad Rizal dan Meydi Malonda, Kepala Seksi Informasi Keuangan dan Aset Direktorat Informasi dan Desa Kementerian Dalam Negeri.

Juru bicara bupati, Ahmadi Modeong yang juga Kepala Bagian Humas, mengatakan, pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam membahas informasi strategis yang diperoleh dalam kaitan program pemantapan infrastruktur desa dan pengelolaan pemerintahan desa.

"Bupati juga menyampaikan berbagai perkembangan regulasi pada pengelolaan desa yang setiap tahun mengalami perkembangan dan perubahan. Tentu Pemda Bolsel harus cepat menyesuaikan dengan perkembangan," jelasnya.

Kunjungan Bupati Bolsel Iskandar Kamaru ke Dirjen Bina Pemerintah Desa di Jakarta, Jumat (11/1/2019).
Kunjungan Bupati Bolsel Iskandar Kamaru ke Dirjen Bina Pemerintah Desa di Jakarta, Jumat (11/1/2019). (ISTIMEWA)

Baca: Iskandar Kamaru Minta Para Pejabat Langsung Bekerja Jika Tak Ingin Nonjob

Baca: Dinas Pertanian Bolsel Berhasil Melobi Satu Unit Eskavator

Baca: Festival Tulude di Bolsel Harus Meriah, Pemkab Bolsel Siapkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Pada tahun 2018, kata Bupati, Bolsel menjadi daerah pengelolaan pemerintah desa baik menyangkut keuangan.

"Namun demikian tidak harus berhenti untuk terus belajar, makanya perlu melakukan koordinasi dan konsultasi baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat," kata Kamaru.

Dengan program yang berbasis kinerja perencanaan yang sudah menggunakan sistem teknologi, maka setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus cepat menyesuaikan diri.

"Bolsel daerah baru maka harus mampu menciptakan hal baru," jelasnya.

Nanti dari hasil pertemuan ini ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti oleh instansi teknis yaitu OPD.

"Sekembalinya dari pertemuan ini saya akan perintahkan instansi teknis melalui sekda untuk segera menindaklanjuti," kata Bupati. (*)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved