Guru-guru di Sulut Akan Mendapat Tabung Elpiji 5,5 Kilogram

Program ini bagian dari konversi penggunaan bahan bakar subsidi ke nonsubsidi.

Guru-guru di Sulut Akan Mendapat Tabung Elpiji 5,5 Kilogram
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Sales Representative Elpiji PT Pertamina (Persero) Area Manado, Adeka Sangtraga Hitapriya dan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, dalam Sinergi Pemerintah Kotamobagu dan PT Pertamina dalam Penggunaan Bright Gas 5,5 kg bagi Aparatur Sipil Negeri (ASN), Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Riyo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Provinisi Sulawesi Utara akan membagikan tabung Bright Gas atau tabung elpiji 5,5 kilogram ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Utara BA Tinungki ketika bersua Komisi VII DPR RI di Depo Pengisian Bahan Bakar Pesawat Bandara Sam Ratulangi, Mapanget, Jumat (11/1/2019).

"17.000 tabung Bright Gas akan dibagikan ke guru-guru," ujar dia.

Program ini bagian dari konversi penggunaan bahan bakar subsidi ke nonsubsidi.

Pengadaan tabung elpiji tersebut ditata di APBD Sulut 2019.

Baca: ASN Harus Beralih ke Bright Gas, Dinas ESDM Bolmong Sudah Sebarkan Surat Edaran

Baca: Pengguna Bright Gas 5,5 Kilogram Meningkat di Sulut

Baca: PNS Boltim Bisa Kredit Bright Gas 5,5 Kg

Baca: Pemilik Rumah Makan Pasrah Tukarkan Gas 3 Kilogram dengan Bright Gas

Baca: Bright Gas 5,5 Kg Lebih Aman dan Terjangkau

"Guru-guru nanti pakai tabung Bright Gas, ditukar tabung 3 kilogramnya," kata dia.

Guru di Sulut diperkirakan ada 20.000, tapi, kata Tinungki, sekitar 3.000 guru berada di Kabupten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud.

Para guru di wilayah Nusa Utara tersebut belum tersentuh konversi ke elpiji, karena masih menggunakan minyak tanah subsidi.

Ke depan program pembagian tabung elpiji secara gratis ini akan berlanjut. (*)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved