Berita di Boltim

40 Desa di Boltim Tak Memasukkan Data Penerima KIS

Sebanyak 40 desa di Bolaang Mongondow Timur tidak memasukan data penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

40 Desa di Boltim Tak Memasukkan Data Penerima KIS
Tribunmanado
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar 

TRIBUNMANDO.CO.ID, TUTUYAN- Sebanyak 40 desa di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak memasukan data penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Rudi Malah mengatakan, hingga saat ini dari 80 desa, baru 40 desa yang memasukan nama penerima KIS, padahal Pemkab Boltim, telah menyediakan kuota 22 ribu DI anggaran APBD.

"Hingga saat ini, kuota masih tersisa seribu lebih belum terisi dari 22 ribu penerima KIS," ujar Rudi Malah, Selasa (08/01/2019).

Baca: Bupati Boltim Sehan Landjar Instruksikan Warga Tak Bayar Air PDAM Bolmong, Ini Tanggapan Dirut PDAM

Kata dia, sudah beberapa kali menyurat ke kecamatan maupun desa, untuk mendata dan memasukan nama penerima KIS. Awal tahun ini baru 7 desa yang masukan data.

Bupati Boltim Sehan Landjar
Bupati Boltim Sehan Landjar (ISTIMEWA)

Lanjut Rudi, tahun 2018 ada 16.034 penerima KIS, kemudian dianggarkan lagi Pemkab Boltim dengan menambah 5.966 menjadi 22 ribu. Namun kurangnya kepedulian Sangadi terhadap program bupati dan Wakil bupati Boltim.

Baca: Pemkab Boltim Naikan Anggaran Pembangunan RTLH

Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar mengatakan, sangadi tidak kooperatif dalam program ini. Pada hal pemerintah telah menyediakan program kesehatan gratis, namun tidak didukung.

Baca: Dinas Inspektorat Kabupaten Boltim Proyek Dan Administrasi Belum Selesai di 20 Desa

"Saya sudah instruksikan, untuk sangadi segera memasukan data warga penerima KIS," ujar Sehan Landjar.

Ia menambahkan, program ini ada dari pusat dengan dibiayai APBN jumlah kuota 25 ribu, sedangkan APBD 22 ribu. (ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved