40 Desa di Boltim tak Memasukkan Data Penerima Kartu Indonesia Sehat

40 desa di Bolaang Mongondow Timur, tidak memasukan data penerima Kartu Indonesia sehat (KIS).

40 Desa di Boltim tak Memasukkan Data Penerima Kartu Indonesia Sehat
NET
Ilustrasi kartu indonesia sehat 

40 Desa di Boltim tak Memasukan Data Penerima KIS

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - 40 desa di Bolaang Mongondow Timur, tidak memasukan data penerima Kartu Indonesia sehat (KIS).

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rudi Malah mengatakan, hingga saat ini dari 80 desa, baru 40 desa yang memasukan nama penerima KIS, padahal Pemkab Boltim, telah menyediakan kuota 22 ribu anggaran APBD.

"Hingga saat ini, kuota masih tersisa seribu lebih belum terisi dari 22 ribu penerima KIS," ujar Rudi Malah, Selasa (8/1).

Kata dia, sudah beberapa kali menyurat ke kecamatan maupun desa, untuk mendata dan memasukan nama penerima KIS.

Awal tahun ini baru 7 desa yang memasukkan data.

Lanjut Rudi, tahun 2018 ada 16.034 penerima KIS, kemudian dianggarkan lagi Pemkab Boltim dengan menambah 5966 menjadi 22 ribu.

Namun kurangnya kepedulian Sangadi terhadap program bupati dan Wakil bupati Boltim.

Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar mengatakan, sangadi tidak kooperatif dalam program ini.

Padahal pemerintah telah menyediakan program kesehatan gratis, namun tidak didukung.

"Saya sudah instruksikan, untuk sangadi segera memasukan data warga penerima KIS," ujar Sehan Landjar.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved