Polres Bitung Akan Menuntaskan Kasus Pengeroyokan yang Berujung Kematian di Manembo-Nembo

Polres Bitung Akan Menuntaskan Kasus Pengroyokan yang Berujung Kematian di Manembo-Nembo

Polres Bitung Akan Menuntaskan Kasus Pengeroyokan yang Berujung Kematian di Manembo-Nembo
Tribun manado / Chintya Rantung
Kedatangan massa warga di kantor Polres Bitung Sabtu siang (5/1/2019), untuk meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap Faruk Amir (33) warga Wangurer Barat 

Polres Bitung Akan Menuntaskan Kasus Pengroyokan yang Berujung Kematian di Manembo-Nembo

TRIBUNMANADO.CO.ID,BITUNG - Kedatangan massa warga di kantor Polres Bitung Sabtu siang (5/1/2019), untuk meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap Faruk Amir (33) warga Wangurer Barat.

Demikian dikatakan Kapolres Bitung AKBP Stefanus Michael Tamuntuan SIK MSi didampingi Kasat saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id.

"Usai pemakaman mereka datang di kantor Polres untuk berdialog meminta pihak kepolisian menuntaskan kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

“Dan tadi berdialog dengan perwakilan sekaligus keluarga korban. Menyampaikan penanganan kasus pengeroyokan adalah tanggung jawab kami, dan menyampaikan tindakan yang saat ini sementara dilakukan tim dalam mengusut tuntas kasus ini," kata Tamuntuan.

Baca: Puluhan Warga Wangurer Mendatangi Kantor Polres Bitung, Ini Penyebabnya

Baca: BREAKING NEWS: Apong Tewas Bersimbah Darah di Delima A Perumahan GPI Manado

Dijelaskannya, kronologi kejadian menurut keterangan warga, korban mengambil sepeda motor dan dikejar pemiliknya hingga ditemukan warga tepatnya di kelurahan Manembo-Nembo dan warga pun langsung mengkroyok korban dan di bawah ke rumah sakit.

“Berdasarkan laporan warga tim kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara dan membawa korban ke rumah sakit dan dilakukan visum," sebutnya.

Kasat Sabhara Polres Bitung AKP Halal Irawan Thayib menambahkan, proses penangan pihak kepolisian sejak kemarin disampaikan kepada pihak keluarga.

"Dengan menjemput beberapa saksi yang dicurigai untuk dimintai keterangan pihak Reskrim Polres Bitung," sebutnya.

Ia menambahkan adanya oknum polisi terlibat itu kan hanya berdasarkan cerita dan video yang beredar.

"Video pun sudah kami amankan untuk dilakukan penyelidikan untuk dilakukan penyelidikan oleh tim Reskrim Polres Bitung," jelasnya .

Penulis: Chintya Rantung
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved