Cuti Bersama, Kantor Disdukcapil Tetap Buka Pelayanan Tiga Hari

Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP-el.

Cuti Bersama, Kantor Disdukcapil Tetap Buka Pelayanan Tiga Hari
Tribun Manado
Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP-el. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Hari ini, Kamis (27/12/2018) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kotamobagu masih berlibur karena cuti bersama hari raya natal.

Baca: Polsek Urban Kotamobagu Akan Tertibkan Penjual Petasan Tanpa Izin

Namun berbeda dengan yang terjadi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu di Jalur Dua Jalan Paloko Kinalang Kelurahan Kotobangon Kecamatan Kotamobagu Timur.

Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP
Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP (Tribun Manado)

Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP-el.

Baca: Remaja di Perkamil Tikam Ebit Tembus Jantung

Kadisdukcapil Kotamobagu Virgina Olii kepada Tribunmanado.co.id, mengatakan memang hari ini Disdukcapil membuka pelayanan.

"Pasca Natal, pelayanan dibuka hari ini kemudian besok 28 Desember dan 31 Desember. Pelayanannya tetap sama namun lebih diutamakan perekaman KTP-el," ujar Virgina.

Virgina mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki KTP-el agar dapat datang dan segera merekam untuk pembuatan KTP-el.

Baca: Seorang Nelayan di Tongkaina Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Mandi, Dimulutnya Terdapat Darah

Karena lanjut Virgina, sesuai kebijakan pemerintah pusat per tanggal 31 Desember akan ada data yang dinonaktifkan.

Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP-el.
Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP-el. (Tribun Manado)

Apalagi yang berusia 23 tahun ke atas yang hingga 31 Desember belum melakukan perekaman maka akan dinonaktifkan. Kenapa dengan usia 23 tahun. Karena kebijakan pemerintah untuk merekam dimulai sejak 2012. Dan saat itu mereka berusia 17 tahun.

"Data akan diaktifkan kembali jika yang bersangkutan telah melakukan perekaman. Dan selama dinonaktifkan maka yang bersangkutan dianggap dia mungkin sudah meninggal atau memiliki data ganda," ujar dia. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved