Torang Kanal

Kisah Polwan Cantik Kezia Pandelaki Tangkap Orang Tak Waras

Bripda Kezia Zefanya Pandelaki mengaku pernah menjalankan tugas untuk menangkap orang tidak waras yang kabur dari rumah sakit jiwa.

Kisah Polwan Cantik Kezia Pandelaki Tangkap Orang Tak Waras
ISTIMEWA
Bripda Kezia Zefanya Pandelaki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jadi seorang Polisi tak selalu harus menangkap penjahat.

Seperti yang pernah dilakukan polwan cantik, Bripda Kezia Zefanya Pandelaki.

Saat diwawancarai Tribunmanado.co.id di ruang SPKT Mapolresta Manado, Sulawesi Utara, Minggu (09/12/2018), ia mengaku pernah menjalankan tugas untuk menangkap orang tidak waras yang kabur dari rumah sakit jiwa.

"Itu jadi yang paling tak terlupakan. Beda dengan cara menangkap penjahat," kenang polwan berstatus lajang ini.

Peristiwa itu, kata Anggota SPKT Polresta Manado ini, berawal dari laporan orangtua dari orang tak waras yang meminta bantuan ke pihak SPKT.

"Karena kalau polisi, kata orangtuanya, dia takut," ujar putri sulung dua bersaudara dari pasangan suami dan istri, Sammy Pandelaki dan Fanda Tulangow ini.

Bripda Kezia Zefanya Pandelaki.
Bripda Kezia Zefanya Pandelaki. (ISTIMEWA)

Ia bersama seorang polwan lain, dan seorang personel Sat Reskrim, pun meluncur ke Kawasan Megamas, Manado, menuju ke lokasi sesuai laporan menggunakan mobil patroli.

Menurut polwan asal Langowan Kabupaten Minahasa ini, kalau menangkap penjahat, biasanya bisa dibentak-bentak.

"Tapi kalau menangkap orang tak waras, bedanya kita mesti bujuk dan ternyata bila dibujuk dengan baik, mereka justru jadi gampang diatur," kata polwan yang hobi jalan-jalan ini.

Mereka pun berhasil membujuk perempuan yang tak waras itu untuk kembali ke rumah sakit jiwa.

"Kami pesan taksi online karena perempuan ini menginginkan naik mobil bersama saudaranya," kata Kezia dengan nada rendah lalu tersenyum.

Ia bersama rekan lainnya lalu kembali ke mobil patroli untuk mengawal mobil taksi online tadi menuju ke rumah sakit jiwa dan menyelesaikan tugas mereka dengan baik. (Tribunmanado.co.id/Alexander Pattyranie)

Penulis: Alexander Pattyranie
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved