Harga Kopra Anjlok, Disperindag Sulut Usulkan Pakai Sistem Resi Gudang

Hanny Wajong mengusulkan alternatif solusi masalah anjlok harga kopra dengan resi gudang

Harga Kopra Anjlok, Disperindag Sulut Usulkan Pakai Sistem Resi Gudang
Tribun manado / Ryo Noor
Pemprov Sulut bahas sistem Resi Gudang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemprov Sulut berupaya terus mencari solusi harga kopra yang anjlok.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hanny Wajong mengusulkan alternatif solusi masalah anjlok harga kopra dengan resi gudang

"Kalau harga turun jadi barang tunda jual, nanti ditampung dalam gudang,asuk dalam resi," ujar Hanny ketika rapat bersama Wagub di Kantor Gubernur

Gudang tempat penyimpanan kopra pun harus sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Setelah mengantongi resi, petani bisa ambil uang 75 persen di bank

"Bunganya pun disubsidi pemerintah, biasanya 12-14 persen jadi 6 persen," kata dia.

Setelah harga membaik, kopra terebut dilepas ke pasar.

Baca: Steven Kandouw Minta Pejabat Pemprov Sulut Punya Solusi Harga Kopra Anjlok

Baca: Kisah Petani Kelapa, Harga Kopra di Titik Nadir Terpaksa Banting Setir Jadi Pemburu Madu Hutan

Hanny mengatakan, konsep ini sudah lama, tinggal mengadopsi saja.

Wagub Steven Kandouw pun tertarik dengan konsep ini. Ia pun memuji Hanny Wajong atas usulan tersebut

"Harusnya model seperti pak Hanny ini jadi kadis (kepala dinas)," ujar Wagub.

Ia juga heran kenapa, sistem resi gudang selama ini tak dijadikan sebagai satu di antara solusi

"Ternyata sudah ada solusinya, ini (resi gudang) difollow up," ujar Mantan Ketua DPRD Sulut. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved