Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DPPKBP3A Bolsel Tambah Kampung KB

DPPKBP3A akan menambah jumlah kampung KB di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sebanyak 15 kampung.

Penulis: | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Foto pelayanan KB implant di Tolondadu Bolsel 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) akan menambah jumlah kampung KB di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sebanyak 15 kampung.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala DPPKBP3A Suhartini Damo Senin (12/11/2018) di ruang kerjanya, bahwa ada beberapa kecamatan yang menjadi target pembangunan.

"Dimulai dari Kecamatan Pinolosian Timur (Pintim), Pinolosian Tengah (Pinteng), Posigadan, dan Bolaang Uki," jelas Suhartini.

Baca: 28 OPD Mulai Aktifkan Website

Kata dia tujuan dibentuknya Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Baca: Capai Rp 446,6 Triliun, Penjualan Alibaba di Singles Day Pecahkan Rekor

Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terutama daerah dengan kategori kurang mampu serta tingkat pendapatan ekonomi keluarga lemah.

"Jadi daerah-daerah ini sudah ditentukan dari pusat sesuai dengan data Kementrian Desa dan Daerah Tertinggal," jelasnya.

Baca: Empat Faktor Naiknya Vicky Lumentut dan VAP ke Tampuk Pimpinan Nasdem Manado dan Minut

Kata dia, pembentukan Kampung KB dan kegiatannya semua terintegrasi dengan program pemerintah pusat. Alasan utama jumlah peserta KB di bawah rata-rata, keluarga prasejahtera diatas rata-rata, dan sebagainya.

"Banyak fungsinya seperti pembinaan masyarakat di bidang kesehatan, ekonomi, pertanian, dan sebagainya," jelasnya lagi.

Baca: Alasan SBY Serius Investigasi Pemberitaan Asia Sentinel

Kemudian tersedianya pusat pelayanan KKBPK seperti BKB, BKR, PIK, BKL, UPPKS, dan Posyandu.

"Jadi pendanaan Kampung KB itu tidak ada di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), ini dianggarkan oleh Pemerinta Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut)," tegasnya. (lix)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved