Kisah Pasukan Sandringhams Inggris Hilang Secara Misterius di Turki, Lenyap Dalam Sekejap
Pasukan Sandringhams terkenal di dunia, bukan hanya karena kehebatannya saja tapi juga fenomena aneh yang dimilikinya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Barangkali saat ini Inggris bukan negara dengan kekuatan militer terbaik. Namun, tetap saja negeri Ratu Elizabeth ini tak bisa diremehkan.
Jika saat ini militer negaranya Mr. Bean ini bukan yang terbaik, maka di zaman dulu mereka adalah jawara.
Buktinya, Inggris bisa menguasai begitu banyak daratan, termasuk Australia dan Selandia Baru.
Berbicara soal militer Inggris memang menarik, karena kita bakal menemukan banyak hal-hal yang tak biasa.
Misalnya saja soal pasukan bernama Sandringhams. Pasukan satu ini cukup terkenal di dunia, bukan hanya karena kehebatannya saja tapi juga fenomena aneh yang dimilikinya.
Baca: Ini Alasan Tentara Gurkha di Singapura tak Boleh Nikahi Perempuan lokal
Satuan ini dulu dikatakan tiba-tiba menghilang begitu saja. Benar-benar lenyap tanpa bekas, bahkan jejak kaki pun tak ada.
Sampai sekarang belum pernah ditemukan satu pun jasad atau setidaknya barang-barang dari para pasukan Sandringhams.
Banyak teori yang beredar tentang fenomena ini.
Termasuk salah satunya adalah teori tentang Sandringhams yang diangkat ke langit.
Menurut sejarah, diketahui pasukan Sandringhams ini dibentuk pada tahun 1908 dan bisa dibilang bukan termasuk satuan resmi.
Pasukan yang berada di wilayah kekuasaan pemerintahan Raja Edward VII ini merupakan pasukan E dari resimen Kerajaan Norfolk, Inggris dan juga menduduki Batalion Teritori kelima.
Meskipun bukan pasukan utama apalagi katanya tidak resmi, namun Sandringhams sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata.
Baca: Semakin Pendek Tidur Anda, Semakin Pendek Hidup Anda, Ini 8 Konsekuensinya!
Kemampuannya sangat hebat lantaran mereka ternyata dididik sangat lama. Hal ini pun membuat mereka begitu kenal satu sama lain sehingga menciptakan semacam rasa solid yang luar biasa.
Saat konflik peperangan mulai terjadi, ada banyak sukarelawan yang kemudian berminat untuk bergabung sebagai anggota Sandringhams.
Para anggota baru ini pun langsung disambut dengan latihan khusus yang berat. Selanjutnya, mereka dibawa ke Perancis untuk bekerjasama berperang melawan musuh di daerah Dardanelles.