Berita Heboh

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Munir Terungkap, Order dan Sandi 'Petruk' untuk Tokoh Tertentu

Pembunuhan terhadap Munir Said Thalib menggunakan racun arsenic di pesawat Garuda Indonesia.

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Munir Terungkap, Order dan Sandi 'Petruk' untuk Tokoh Tertentu
tribunnews-kompas (kolase)
Pollycarpus Budihari Priyanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib, bebas murni, Rabu (29/8/2018).  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembunuhan terhadap Munir Said Thalib menggunakan racun arsenic di pesawat Garuda Indonesia.

Bekas Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Gunawan yang diduga terlibat dalam kasus ini secara tidak langsung, akhirnya mendekam di bui.

Namun, dia dianggap punya peran besar dalam pengungkapan fakta baru dalam kasus pembunuhan yang diduga dilakukan agen rahasia tersebut.

Baca: Pollycarpus Bebas, Pemikiran Munir Terkait Prabowo Kembali Viral

Baca: Pembunuh Munir Bebas, Aktivis HAM Nilai Auktor Intelektualis Masih Belum Terungkap

Akibatnya, Pollycarpus Budihari Prijanto pun mendekam di bui, dia baru saja dibebaskan.

Ada fakta penting dalam kasus ini, menurut sumber Warta Kota, yang merupakan anggota Tim Pencari Fakta (TPF) Munir, yang minta identitasnya tidak diungkap.

"Jadi, sumber TPF Munir menjelaskan, ada pihak yang memang dipanggil ke sebuah negara untuk bertemu dengan petinggi di sana, pihak ini yang diduga mendapat order, tapi dia salah menerjemahkannya, sehingga Cak Munir Said Thalib dibunuh," katanya.

Menurut sumber Warta Kota ini, pihak yang berangkat ke sebuah negara itu adalah orang yang dikenal, dia juga yang kemudian disebutkan namanya oleh sumber TPF Munir dari sebuah kedutaan.'

Baca: Detik-detik Bagian Sensitif Ariana Grande Diraba-raba Oknum Bishop Terekam Kamera

Baca: Semangat Kopassus di Ekspedisi Everest Bikin Si Hantu Gunung Terpukau, Ini Kisahnya

Jadi, orang ini kemudian mengambil sikap untuk melakukan pembunuhan ini.

Dengan skenario yang tentu saja berbelit, akibatnya hanya Pollycarpus Budihari Prijanto yang dibui atas dasar fakta baru rekaman penyadapan pembicaraan antara dia dan Indra Gunawan tersebut.

Saat itu sejumlah sandi untuk orang tertentu disebut seperti Petruk untuk Jaksa Agung kala itu dan nama-nama lainnya termasuk tokoh yang dikenal luas dengan sebutan-sebutan wayang.

Halaman
123
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved