KPU Mitra Tetapkan JS-Oke jadi Bupati dan Wabup Terpilih

James Sumendap, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) terpilih tidak hadir, pada pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon

KPU Mitra Tetapkan JS-Oke jadi Bupati dan Wabup Terpilih
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Rapat Pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Mitra terpilih di KPU Mitra tak dihadiri bupati terpilih James Sumendap‎. Mewakili wakil bupati terpilih Jesaja Jocke Legi bersama istri nampak menerima berita acara dan SK dari KPU Mitra 

TRIBUNMANADO.CO.ID - James Sumendap, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) terpilih tidak hadir, pada pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Minahasa Tenggara (Mitra), di ruang rapat kantor KPU Mitra Kamis (26/7/2018)

Dalam pleno yang dipimpin ketua KPU Mitra Aske Benu berserta empat orang komisioner, menetapkan paslon James Sumendap-Jesaja Legi (JS-Oke) sebagai pemenang Pilkada Mitra 27 Juni 2018. Paslon JS-Oke meraih 47.499 perolehan suara atau 67,28 persen dari total suara sah.

"Bupati tidak hadir ada tugas keluar daerah dan saya sudah ditugaskan untuk mewakili pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk hadir pada rapat pleno penetapan," jelas Jesaja Jocke Legi wakil bupati terpilih kepada wartawan usai rapat.

Ketidak hadiran James Sumendap turut dibenarkan oleh Semmuel Sumendap sekretaris DPC PDI Perjuangan Mitra, mengatakan bupati terpilih dalam kapasitasnya sebagai bupati Mitra sedang mendampingi gubernur Sulut Olly Dondokambey.

"Pak gub meminta pak bupati untuk mendampinginya melaksanakan tugas," kata Semmuel tanpa memperjelas kemana tempat bertugas Olly dan Sumendap.

Paslon JS-Oke ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Mitra terpilih dalam surat keputusan (SK) KPU Mintra nomor 27/HK.03.1-Kpt/7107/Kab/VII/2018 tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Mitra tahun 2018.

"Rapat pleno ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi kita di kabupaten Minahasa Tenggara," kata Aske.

Pelaksanaan rapat pleno ini berdasarkan PKPU nomor 10 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati wakil bupati, walikota dan wakil walikota dan didukung dengan PKPU yang mengatur tentang program, tahapan dan jadwal. Juga didukung oleh PKPU nomor 9 tahun 2018 tentang rekapitulasi dan perhitungan suara bupati dan wakil bupati Mitra dilaksanakan pada (4/7/2018) serta surat mahkamah konstitusi (MK) tanggal 23 Juli 2018 nomor 739 tentang penetapan pasangan calon terpilih.

"Atas dasar itulah, dengan mengucap syukur kepada Tuhan yang maha kuasa, maka rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih bupati dan wakil bupati kabupaten Mitra resmi," ucap Aske.

Usai pelaksanaan rapat pleno dilakukan penyerahan berita acara dan penyerahan kepada pasangan calon, partai pendukung, panwas Mitra dan DPRD Mitra yang diterima Tavif Watuseke ketua DPRD Mitra.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved