Citizen Journalism
Jelang Natal Petani Kopra Kembali Menjerit
PETANI di Minsel lagi lagi menjerit pasalnya harga kopra di Minsel terus menerus turun.
PETANI di Minsel lagi lagi menjerit pasalnya harga kopra di Minsel terus menerus turun mulai dari Rp 4200/kg, justru kembali turun pada kisaran Rp 3900/kg sampai pada Rp 3800 itu pun harga pabrik belum lagi harga petani Rp 3500/kg.
Para petani merasa tersiksa dengan harga yang diberikan tidak sesuai dengan hasil kerja yang harus melewati beberapa tahap sampai menjadi kopera.sehingga timbul pertanyaan “Kenapa harga kopra terus turun sedangkan harga minyak goreng kelapa di pasaran bagus”ujar Niko Wakari petani asal Desa Radey Kecamatan Tenga.
Berdasar pengamatan, para petani kopra harus menginap di kebun berhari hari untuk mengerjakan kelapa sampai menjadi kopra. Sangat disayangkan setelah bekerja dengan hari-hari tapi harganya tidak sesuai dengan jerih payah yang dilakukan.
“Kondisi ini membuat tidak nyaman karena kalau sampai awal tahun depan harganya terus menerus seperti ini bisa-bisa tidak ada lagi pengerja kelapa karena harga yang diberikan tidak sesuai, ”ujar seorang pengumpul kopra Tein Lamonge di desa yang sama.
Pemerintah diharap dapat memerhatikan kembali nasib para petani agar bisa bertahan hidup bahkan lebih sajahtera, apalagi saat ini mereka harus merasakan harga sembako yang merangkak naik menjelang hari Natal dan tahun baru.