Tomohon Sulawesi Utara
Wawali Sendy Rumajar Buka Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon 2027, Bahas Sinergi Program Pembangunan
Musrenbang juga merupakan tahapan penyempurnaan rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2027.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar membuka kegiatan pra Musrenbang RKPD dan Tematik Stunting untuk mempersiapkan perencanaan pembangunan tahunan kota.
- Fokus utama RKPD 2027 adalah penanganan stunting yang terintegrasi dengan sektor kesehatan hingga sosial untuk penurunan stunting secara komprehensif.
- Musrenbang diharapkan menghasilkan dokumen RKPD yang konsisten antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan, mendukung penyusunan RAPBD.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 dan Tematik Stunting, yang dilaksanakan di Gedung Inspektorat Kota Tomohon, Rabu (11/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sendy Rumajar membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.
Disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kota.
Hal itu guna memperkuat sinergitas program dan kegiatan pembangunan daerah di Kota Tomohon.
Baca juga: Pemkot Tomohon Bahas Penanganan Stunting Terintegrasi dalam Kegiatan Pra-Musrenbang RKPD
“Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan,” kata Rumajar saat membacakan sambutan Wali Kota.
Ia menjelaskan, dokumen tersebut juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
Menurutnya, Musrenbang juga merupakan tahapan penyempurnaan rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2027.
Dimana salah satu fokus utamanya adalah integrasi agenda pembangunan dengan penanganan stunting sebagai prioritas tematik utama.
“Stunting menjadi pijakan pembangunan yang harus termuat dalam dokumen RKPD,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan penanganan stunting tidak berjalan sendiri, tetapi terintegrasi dengan berbagai sektor pembangunan, seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, infrastruktur hingga sosial.
Dengan demikian, seluruh sektor pembangunan daerah dapat mendukung upaya penurunan stunting secara komprehensif.
“Hal ini juga memungkinkan penyelarasan sumber daya manusia, anggaran dan fasilitas di seluruh sektor dalam RKPD untuk mendukung program tematik stunting, sehingga tidak terjadi tumpang tindih pelayanan yang dapat menghambat keberhasilan program,” jelasnya. (Pet)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Daftar 9 Tersangka Kasus Pencurian 10 Ton Cengkih di Walian Tomohon, Kini Terancam Penjara 9 Tahun |
|
|---|
| Dua Pelaku Pencurian di Tomohon Sulut Diamankan, Polisi Sita Barang Bukti |
|
|---|
| Sekelompok Pemuda Diduga Mau Tawuran Kabur Saat Polisi Tiba di Stadion Babe Palar, Ada Panah Wayer |
|
|---|
| Wagub Sulut Victor Mailangkay Hadir di Pelantikan Pengurus GM FKPPI Tomohon |
|
|---|
| Pasokan Menipis, Harga Cabai Rawit dan Tomat di Pasar Wilken Tomohon Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Tomohon-Sendy-Rumajar-menghadiri-sekaligus-membuka-kegiatan-Pra-Musrenbang1.jpg)