Minggu, 7 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Tomohon

Dekranasda Tomohon Temui DPRD, Perjuangkan Perda Dan Penguatan Batik Lokal 

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tomohon melakukan audiensi dengan DPRD Kota Tomohon, Selasa (3/3/2026)

Tayang:
Dok. Pemkot Tomohon
PERTEMUAN - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tomohon melakukan audiensi dengan DPRD Kota Tomohon, Selasa (3/3/2026), di ruang rapat DPRD. Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Dekranasda Jeand’Arc Senduk Karundeng dan diterima Ketua Komisi III DPRD Maria H. Pijoh bersama jajaran anggota komisi. 

 

Ringkasan Berita:
  • Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tomohon melakukan audiensi dengan DPRD Kota Tomohon, Selasa (3/3/2026)
  • Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Dekranasda Jean d’Arc Senduk Karundeng
  • Dekranasda memaparkan capaian program periode 2020–2025 sekaligus merinci arah kebijakan lima tahun mendatang

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tomohon melakukan audiensi dengan DPRD Kota Tomohon, Selasa (3/3/2026), di ruang rapat DPRD. 

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Dekranasda Jean d’Arc Senduk Karundeng dan diterima Ketua Komisi III DPRD Maria H. Pijoh bersama jajaran anggota komisi.

Dalam pertemuan itu, Dekranasda memaparkan capaian program periode 2020–2025 sekaligus merinci arah kebijakan lima tahun mendatang. 

Fokus utama yang didorong yakni penguatan sektor kerajinan serta pengembangan Batik Tomohon sebagai identitas khas daerah.

Jean d’Arc menjelaskan, selama lima tahun terakhir pihaknya telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap pelaku UMKM di Tomohon, mulai dari pengrajin bambu, batik, hingga berbagai produk kriya lainnya. 

Beragam pelatihan peningkatan kapasitas juga digelar, termasuk membuka akses promosi lewat sejumlah event daerah.

“Salah satu langkah awal membangun karakter Batik Tomohon adalah lomba desain batik yang kami selenggarakan bersama PKK. Harapannya lahir motif yang benar-benar merepresentasikan budaya dan potensi lokal,” ungkapnya.

Saat ini, pelatihan membatik tengah berlangsung di Michino Eki Pakewa. Minat masyarakat disebut cukup tinggi, meski masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran. 

Kaum ibu dan generasi muda dinilai memiliki potensi besar mengembangkan usaha rumahan berbasis batik.

Kedepan, Dekranasda bersama PKK berencana memperluas pelatihan hingga menjangkau desa-desa. 

Targetnya, terbentuk sentra produksi Batik Tomohon yang mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus menjadi cendera mata khas bagi wisatawan.

Tak hanya itu, Dekranasda juga mengusulkan kebijakan penggunaan Batik Tomohon setiap hari Jumat bagi ASN dan pelajar. 

Kebijakan tersebut dinilai strategis untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap produk daerah sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi pengrajin.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon Maria H. Pijoh, didampingi anggota Syaloom Mokorimbam, Rocky A. Polii, dan Veybie Simbar, menyatakan dukungan terhadap program tersebut. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved