Breaking News
Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rabu Abu

Makna Rabu Abu Bagi Cicilia Sondak Umat Katolik di Tomohon: Bukan Sekadar Ritual Liturgi

Hari ini 18 Februari 2026 umat Katolik di dunia memasuki masa prapaskah ditandai dengan misa Rabu Abu.

Penulis: Chintya Rantung | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw
MISA - Ribuan umat Katolik mengikuti Misa Rabu Abu di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Malalayang, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (18/2/2026) sore. Misa Rabu Abu berlangsung mulai pukul 18.00 Wita. 

Ringkasan Berita:
  • Hari ini 18 Februari 2026 umat Katolik di dunia memasuki masa prapaskah ditandai dengan misa Rabu Abu
  • Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaskah, yang menandai awal perjalanan spiritual menuju Paskah
  • Cicilia Sondak, sala satu umat katolik di Tomohon mengatakan dengan menerima tanda abu, umat Katolik diingatkan untuk bertobat, berpuasa, dan melakukan perbuatan baik

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari ini 18 Februari 2026 umat Katolik di dunia memasuki masa prapaskah ditandai dengan misa Rabu Abu.

Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaskah, yang menandai awal perjalanan spiritual menuju Paskah.

Pada hari ini, umat Katolik menerima tanda abu di dahi sebagai simbol pertobatan, kerendahan hati, dan kesadaran akan kefanaan hidup.

Abu yang digunakan biasanya berasal dari daun palem yang telah dibakar, yang melambangkan kesederhanaan dan ketaatan.

Cicilia Sondak, sala satu umat katolik di Tomohon mengatakan dengan menerima tanda abu, umat Katolik diingatkan untuk bertobat, berpuasa, dan melakukan perbuatan baik.

"Momen ini bukan sekadar ritual liturgi, melainkan juga ajakan untuk merenung, bertobat, serta memperbarui iman dan kehidupan rohani," sebutnya.

Berikut daftar kata-kata Rabu Abu yang sarat pesan pertobatan, harapan, dan kasih Tuhan, yang dilansir Tribun manado dari Tribunnews.com dan berbagai sumber:

1.Dari debu kita datang, kepada debu kita kembali namun kasih Tuhan kekal.

2.Rabu Abu mengingatkan bahwa hidup adalah anugerah, bukan milik selamanya.

3. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

4. Abu di dahi, harapan di hati.

5. Kerendahan hati membuka pintu rahmat Tuhan.

6. Saat abu disentuhkan, jiwa diajak untuk pulang.

7. Tuhan melihat hati yang mau berubah.

8. Rabu Abu bukan akhir, tetapi awal perjalanan iman.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved