Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat di Tomohon

Anggota DPRD Manado Ferdinand Dumais Minta Aparat Polda Sulut Tuntaskan Kasus Kematian Evia

Kasus meninggalnya seorang mahasiswi Unima Antoineta Evia Maria Mangolo yang tewas tak wajar terus jadi sorotan publik.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Arthur_Rompis
DPRD SULUT - Anggota Komisi 1 DPRD Manado Ferdinand Dumais. Ferdinand Dumais minta aparat Polda Sulut tuntaskan Kasus Kematian Evia Maria. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kasus meninggalnya seorang mahasiswi Unima Antoineta Evia Maria Mangolo yang tewas tak wajar terus jadi sorotan publik.
  • Pasalnya, kematian Evia penuh kejanggalan serta diduga berkaitan dengan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dosen. 
  • Anggota Komisi 1 DPRD Manado Ferdinand Dumais yang juga pemerhati sosial angkat bicara.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus meninggalnya seorang mahasiswi Unima Antoineta Evia Maria Mangolo
yang tewas tak wajar terus jadi sorotan publik. 

Pasalnya, kematian Evia penuh kejanggalan serta diduga berkaitan dengan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dosen. 

Anggota Komisi 1 DPRD Manado Ferdinand Dumais yang juga pemerhati sosial angkat bicara. 

Menurut dia, kasus itu tidak boleh dipandang sebagai peristiwa tunggal, tanpa latar belakang. 

“Dari informasi yang masuk, saya mensinyalir ada latar belakang serius di balik peristiwa ini, 
karena itu sangat pantas untuk diselidiki secara transparan dan menyeluruh," kata dia kepada Tribunmanado via WA Senin (5/1/2026). 

Menurut dia, jika dugaan pelecehan itu benar, itu bukan cuma perkara individu. 

Tapi juga tanggung jawab institusi. 

Dirinya mendorong LBH Manado dapat berperan aktif dalam mengawal proses hukum serta mendampingi keluarga korban. 

Kepada Polda Sulut, ia minta agar mengusut tuntas kasus tersebut. 

"Seluruh fakta dan dugaan yang berkembang harus digali untuk mengusut tuntas kasus ini," katanya. 

Dia pun minta agar hasil Otopsi diumumkan secara terbuka dengan tetap memperhatikan latar belakang dan faktor psikologis penyebab kematian Evia. 

“Saya secara pribadi dan kelembagaan akan mengawasi perkembangan kasus ini," katanya. 

"Saya berbicara sebagai pemerhati kemanusiaan, ada Human Dignity yang harus dihargai tinggi serta sikap etika yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan hati nurani, mungkin secara prosedural sudah benar semuanya, tetapi kebenaran sejati punya caranya sendiri mengungkapkan peristiwa ini," katanya.

Kronologi

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved