Minggu, 24 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi di Sulut

Info BMKG: Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi, Jumat 22 Mei 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan telah terjadi guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 di wilayah Melonguane.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 di wilayah Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (21/5/2026). Berdasarkan informasi resmi dari akun media sosial X BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 14:48:01 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 di wilayah Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (21/5/2026).
  • Berdasarkan informasi resmi dari akun media sosial X BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 14:48:01 WIB.
  • Hasil analisis awal menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 4.31 lintang utara, 126.89 bujur timur.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 di wilayah Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (22/5/2026).

Berdasarkan informasi resmi dari akun media sosial X BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 14:48:01 WIB.

Hasil analisis awal menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 4.31 lintang utara, 126.89 bujur timur.

Pusat gempa ini berada di laut, tepatnya berjarak sekitar 41 kilometer timur laut, Melonguane

Kedalaman gempa cukup dangkal, yakni 56 kilometer.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved