Sabtu, 6 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil

Kisah Jetty Dajoh, Mencerdaskan Anak-anak SD di Sulut, Purnatugas Setelah 40 Tahun Mengabdi

Wanita kelahiran Klabat 1 Juni 1966 itu mengakhiri masa baktinya setelah puluhan tahun mengajar dan mendidik generasi muda di Sulawesi Utara (Sulut)

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Manado
Jetty Dajoh SPd 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengabdian panjang di dunia pendidikan akhirnya dituntaskan Jetty Dajoh SPd dengan status purnatugas sebagai guru.

Wanita kelahiran Klabat 1 Juni 1966 itu mengakhiri masa baktinya setelah puluhan tahun mengajar dan mendidik generasi muda di Sulawesi Utara (Sulut).

Jetty Dajoh pertama kali diangkat sebagai guru pada 1 April 1986. 

Kala itu, ia memulai kariernya sebagai tenaga pendidik di SD Inpres Klabat.

Seiring perjalanan waktu, ia terus mengabdikan diri di dunia pendidikan.

Hingga akhirnya menutup masa tugasnya sebagai Kepala Sekolah SD Inpres Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut)

Momen purnatugas tersebut turut disyukuri bersama keluarga besar melalui ibadah syukur sekaligus perayaan ulang tahun ke-60 Jetty, yang digelar di Pastori GMIM Kanaan Mapanget, Desa Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Minggu (31/5/2026).

Jetty Dajoh
Jetty Dajoh bersama keluarga dalam ascara syukuran purnatugas

Dalam kesempatan itu, keluarga dan kerabat menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Jetty Dajoh yang telah mendedikasikan hidupnya bagi dunia pendidikan.

Selain dikenal sebagai seorang guru, Jetty Dajoh juga merupakan istri dari Pendeta Max Tumewu, Ketua Jemaat GMIM Kanaan Mapanget.

Keluarga mereka telah dikaruniai empat orang anak.

Yakni keluarga Kawung - Tumewu,  Keluarga Pontomudis - Tumewu, Keluarga Tumewu-Pianaung serta Sdr Hilkia Tumewu

Kebahagiaan keluarga semakin lengkap dengan kehadiran cucu-cucu tercinta.

Di antaranya Alexandria, Alessandro, Astralova, Arsy, Ril, dan Shanon.

Perjalanan pengabdian Jetty Dajoh selama puluhan tahun menjadi bagian dari kontribusinya dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Kini, setelah memasuki masa purnatugas, ia berharap dunia pendidikan terus melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. (Pet)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved