Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Hujan Deras dan Angin Kencang

Ternyata hujan lebat disertai angin kencang melanda Sulawesi Utara beberapa hari terakhir disebabkan adanya bibit siklon tropis di Samudera Pasifik.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
SIKLON - Hujan melanda Kota Manado, awal pekan ini. Badai siklon tropis yang terjadi di Pasifik, tepatnya di timur Filipina menjadi penyebab cuaca ekstrem di Sulawesi Utara 
Ringkasan Berita:1.Ternyata hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Sulawesi Utara beberapa hari terakhir disebabkan adanya bibit siklon tropis di Samudera Pasifik. 

‎2.Fenomena cuaca ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari, sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan secara signifikan.

3.Karena itu, BMKG memperingatkan potensi terjadinya risiko banjir, bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan bencana hidrometrologi lainnya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT - Cuaca cukup ekstrem terjadi di Sulawesi Utara beberapa hari terakhir.

Atau terjadi di beberapa daerah saja.

Kebanyakan yang terjadi adalah hujan deras dan angin kencang.

Baca juga: BMKG: Siklon Tropis Penyebab Cuaca Ekstrem Sulawesi Utara

Ternyata hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Sulawesi Utara beberapa hari terakhir disebabkan adanya bibit siklon tropis di Samudera Pasifik. 

"Kondisi beberapa hari terakhir ini disebabkan adanya bibit siklon tropis di Pasifik. Tepatnya di bagian timur Filipina," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II Sulut, Muhammad Candra Buana, Rabu 27 Mei 2026.

Kondisi ini, lebih jauh dijelaskan, menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara. 

Fenomena cuaca ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari, sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan secara signifikan.

BMKG juga mendeteksi adanya gelombang atmosfir tropis MJO dan rossby eguotorial di wilayah Sulut yang dapat menyebabkan terjadi peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir serta angin kencang di sejumlah kabupaten-kota.

Karena itu, BMKG memperingatkan potensi terjadinya risiko banjir, bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan bencana hidrometrologi lainnya. 

Adapun wilayah yang terdampak cuaca ekstrem yaitu Kota Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolmong Selatan, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud.

Ia mengatakan, dengan adanya kondisi ini diprakirakan wilayah Sulawesi Utara akan mengalami kondisi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sepanjang pekan ini.(NDO) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved