Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita GMIM

Sosok Recky Montong, Mantan Bendahara BPMS GMIM yang Dipolisikan Oknum Wartawan

Sosok Recky Montong. Petinggi GMIM yang dipolisikan oknum wartawan. Ia kini berstatus sebagai penatua dan Wakil Ketua Bidang di Sinode GMIM.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Foto Tribun Manado/Arthur_Rompis/Dok. GMIM (Grafis/Kolase)
PETINGGI GMIM - Sosok Recky Montong. Petinggi GMIM yang dipolisikan oknum wartawan. Ia kini berstatus sebagai penatua dan Wakil Ketua Bidang Data Informatika dan Litbang GMIM. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Recky Montong kini menjadi perhatian publik, khususnya di Sulawesi Utara (Sulut).

Recky Montong merupakan seorang penatua dan majelis jemaat di salah satu gereja sekaligus seorang petinggi Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Saat ini, Recky Montong menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Data Informatika dan Litbang GMIM periode 2022-2027.

Ia pernah menjabat sebagai Bendahara BPMS GMIM.

Sorotan terhadap Recky Montong berawal dari pemeriksaan yang diikutinya terkait dugaan kasus penggelapan dana yang kini diusut Polda Sulut.

Dikabarkan, Recky Montong diduga melakukan perbuatan yang melecehkan pers. 

Pria bergelar pendidikan Magister Teologi (M.Th.) ini diduga memukul kamera oknum wartawan Sulut Times bernama Jack Latjandu. 

Akibatnya, kamera Jack terjatuh dan speaker-nya rusak.

Wartawan yang sehari harinya ngepos di Polda Sulut ini pun sempat jatuh. 

Insiden ini terjadi saat Recky Montong menjalani pemeriksaan di Polda Sulut, Senin (27/4/2026). 

KLARIFIKASI - Recky Montong memberikan klarifikasi mengenai tuduhan telah melakukan perbuatan tak menyenangkan pada wartawan pos Polda Sulut bernama Wartawan Jack Latjandu.
KLARIFIKASI - Recky Montong memberikan klarifikasi mengenai tuduhan telah melakukan perbuatan tak menyenangkan pada wartawan pos Polda Sulut bernama Wartawan Jack Latjandu. (Tribun Manado)

Amatan TribunManado.co.id, Recky Montong masuk ke ruang periksa begitu mantan Ketua Sinode GMIM Hein Arina menyelesaikan pemeriksaan. 

Hein Arina diperiksa dalam kasus dugaan penggelapan uang Rp 5,2 miliar milik yayasan GMIM

Jack menuturkan, peristiwa itu berawal dari keluarnya Recky Montong dari ruang pemeriksaan Kamneg Ditreskrimum Polda Sulut, Senin malam. 

Jack yang memantau pemeriksaan di ruangan tersebut sejak siang, langsung mengejar Recky Montong untuk wawancara. 

"Saya mengangkat kamera untuk mewawancarai, tapi dia memukul kamera saya hingga jatuh, bahkan saya juga sempat jatuh," kata Jack.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved