Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gunung Api di Sulut

Daftar Lengkap Status Gunung Api di Sulawesi Utara Senin 6 April 2026: Ada 4 Waspada dan 2 Normal

Gunung yang teraktif dan terkenal meliputi Gunung Karangetang, Gunung Soputan, Gunung Lokon, Gunung Awu, dan Gunung Ruang.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TribunManado/Yes
GUNUNG API - Ilustrasi Kawah Tompaluan Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara. Daftar Lengkap Status Gunung Api di Sulawesi Utara Senin 6 April 2026: Ada 4 Waspada dan 2 Normal 
Ringkasan Berita:
  • Sulawesi Utara memiliki banyak gunung berapi aktif, di mana mayoritas gunung populer (Karangetang, Lokon, Soputan, dan Awu) saat ini berstatus Level II (Waspada), sedangkan Gunung Ruang berada di Level I (Normal).
  • Pada pengamatan terbaru per 6 April 2026, Gunung Karangetang menunjukkan aktivitas fluktuatif dengan adanya sinar api malam hari setinggi 10–20 meter.
  • Pihak PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas vulkanik tertinggi di Indonesia, memiliki beberapa gunung berapi aktif baik di darat maupun bawah laut. 

Terkenal dengan deretan gunung berapi aktifnya baik di daratan maupun bawah laut, data terbaru menunjukkan mayoritas gunung api populer di Sulut masih berstatus Waspada.

Gunung yang teraktif dan terkenal meliputi Gunung Karangetang, Gunung Soputan, Gunung Lokon, Gunung Awu, dan Gunung Ruang.

Baca juga: Breaking News, Aktivitas Gunung Karangetang Masih Waspada, Terpantau Guguran Lava dan Sinar Api

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis laporan terbaru mengenai kondisi gunung api di Sulawesi Utara periode 4-5 April 2026.

Dari enam gunung yang dipantau, empat di antaranya termasuk Gunung Karangetang dan Lokon kini berstatus Level II (Waspada), sementara dua lainnya dipastikan berada dalam kondisi aman atau Level I (Normal).

Berikut adalah daftar gunung berapi di Sulawesi Utara (Sulut) dan statusnya terkini:

Laporan Status Gunung Api di Sulawesi Utara

(Update Periode 4 - 5 April 2026)

1. Gunung Api Karangetang

Status: Level II (Waspada)

Waktu: Minggu, 05 April 2026 (Periode 00:00-24:00 WITA)

Keterangan Geografis: Terletak di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Posisi: Latitude 2.78° LU, Longitude 125.406° BT, dengan ketinggian 1.784 mdpl.

2. Gunung Api Lokon

Status: Level II (Waspada)

Waktu: Minggu, 05 April 2026

Pengamatan Visual & Cuaca: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, tinggi sekitar 5-25

meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah tenggara.

3. Gunung Api Soputan

Status: Level II (Waspada)

Waktu: Minggu, 05 April 2026

Pengamatan Visual & Cuaca: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, tinggi sekitar 10 meter dari

puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, dan timur.

4. Gunung Api Awu

Status: Level II (Waspada)

Waktu: Sabtu, 04 April 2026

Pengamatan Visual & Cuaca: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah selatan.

5. Gunung Api Ruang

Status: Level I (Normal)

Waktu: Minggu, 05 April 2026

Pengamatan Visual & Cuaca: Gunung api terlihat jelas. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut.

6. GunungTangkoko

Status: Level I (Normal)

Waktu: Minggu, 05 April 2026

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah nihil.

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah selatan.

Aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada Level II (Waspada)

Aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan periode pengamatan 6 April 2026.

Laporan yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, kondisi cuaca di sekitar gunung bervariasi mulai dari cerah hingga hujan, dengan suhu udara berkisar 20,3 hingga 25,9 derajat Celsius serta kelembaban tinggi mencapai 100 persen.

Secara visual, gunung tampak jelas dengan asap kawah berwarna putih berintensitas sedang hingga tebal, dengan tinggi 10 hingga 20 meter di atas puncak. Pada malam hari, terlihat sinar api dengan ketinggian sekitar 10–20 meter.

Selain itu, terpantau guguran lava pijar dari Kawah Utara ke arah selatan-barat daya sejauh kurang lebih 300 meter. Suara gemuruh lemah hingga kuat juga terdengar dari puncak gunung.

Dari sisi kegempaan, tercatat 23 kali gempa hembusan, 3 kali tremor non-harmonik, 6 kali tremor harmonik, serta 82 kejadian gempa tektonik jauh.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Yudia P. Tatipang, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan. Aktivitas gunung masih fluktuatif dan potensi guguran lava maupun awan panas bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved