Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer

Populer Sulut: Gedung KONI Manado Disorot, Laga Persmin vs Persminsel Berakhir Imbang

Sejumlah topik berita menarik perhatian pembaca Tribun Manado hari ini, Minggu 5 April 2026.

Tayang:
Tribun Manado
POPULER - Sejumlah topik berita populer dibaca di portal Tribun Manado hari ini, Minggu (5/4/2026), di antaranya Kejari Manado selidiki kemungkinan adanya dugaan korupsi usai sebagian bangunan di Gedung KONI ambruk, duel panas Persmin vs Persminsel berakhir imbang, dan seorang pendeta di Sangihe melapor ke polisi usai alami dugaan penganiayaan.  

Ringkasan Berita:
  • Kejari Manado selidiki kemungkinan adanya dugaan korupsi usai ambruknya sebagian bangunan di Gedung KONI.
  • Duel panas Persmin vs Persminsel berakhir imbang.
  • Seorang pendeta di Sangihe melapor ke polisi usai alami dugaan penganiayaan.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah topik berita menarik perhatian pembaca Tribun Manado hari ini, Minggu 5 April 2026.

Peristiwa ambruknya bagian dari bangunan Gedung KONI Manado usai gempa M 7,6 SR membuat pihak Kejari mulai mendalami kemungkinan adanya kelalaian konstruksi hingga dugaan korupsi.

Sementara itu, dari dunia olah raga, Persmin selamat dari kekalahan usai penalti Vano Sumalah di menit akhir. Laga panas berakhir imbang.

Di Sangihe, terjadi dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang ASN. Kasus tersebut kini ditangani pihak kepolisian.

Berikut rangkuman berita populer Sulawesi Utara (Sulut) selengkapnya.

1. Gedung KONI Ambruk Diguncang Gempa, Kejari Manado Selidiki Kemungkinan Adanya Dugaan Korupsi

Gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) lalu.

Akibat gempa tersebut, sebagian Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado dilaporkan ambruk.

Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Ambruknya gedung berwarna merah putih tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi.

Sebelumnya, bagian gedung yang sama juga pernah runtuh saat gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Manado pada Senin, 11 September 2023 lalu.

Terkait peristiwa ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado pun melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ambruknya bangunan murni disebabkan oleh bencana alam, atau terdapat faktor lain.

Termasuk soal dugaan kelalaian konstruksi yang berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manado, Arthur Piri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data awal serta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

Namun, proses penyelidikan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari tim ahli konstruksi.

Arthur mengatakan, hasil kajian tersebut sangat penting untuk memastikan penyebab utama ambruknya gedung.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved