Lebaran 2026
PMI Sulawesi Utara Tutup Posko Siaga Mudik Lebaran 2026
PMI Sulut resmi menutup Posko Siaga Mudik Lebaran Tahun 2026. Posko ini telah beroperasi sejak H-3 Lebaran.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara resmi menutup Posko Siaga Mudik Lebaran Tahun 2026, Rabu (25/3/2026), di Markas PMI Sulut, Jalan Malalayang Tanawangko.
Posko ini telah beroperasi sejak H-3 Lebaran, tepatnya mulai 18 Maret 2026, sebagai bagian dari kesiapsiagaan nasional PMI dengan mengusung tema “Tetap Sehat, Mudik Selamat.”
Selama pelaksanaan, PMI Sulut mengerahkan berbagai layanan kemanusiaan untuk mendukung kelancaran arus mudik, khususnya di wilayah Kota Manado dan sekitarnya.
Di antaranya, satu unit ambulans lengkap dengan peralatan medis disiagakan, pemantauan dilakukan di Terminal Malalayang, serta patroli mobile di sepanjang kawasan pesisir Malalayang.
Tak hanya itu, layanan ambulans juga tetap siaga saat malam takbiran.
Untuk mendukung komunikasi di lapangan, PMI turut mengoperasikan perangkat radio yang terhubung dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kota Manado, sehingga setiap kejadian dapat terpantau secara cepat dari posko.
Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari dua perawat, delapan anggota penolong pertama, serta dua pengemudi. Seluruhnya merupakan relawan KSR PMI Kota Manado.
Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara terpilih periode 2026–2031, Fredrik P. Demmassabu, menegaskan bahwa PMI hadir sebagai mitra pemerintah dalam misi kemanusiaan.
“PMI memiliki tugas membantu pemerintah, terutama dalam bidang kemanusiaan. Kami mendukung seluruh program pemerintah daerah demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung arahan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam Operasi Ketupat Samrat 2026 yang menekankan pentingnya pengamanan arus mudik, sinergi lintas instansi, serta kesiapan maksimal seluruh personel di lapangan.
Fredrik menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, situasi mudik di Kota Manado berlangsung aman dan kondusif.
“Puji Tuhan, semua berjalan baik. Kota Manado aman, masyarakat yang mudik merasa nyaman. Terima kasih kepada seluruh relawan PMI yang telah mengabdikan diri,” ungkapnya.
Ke depan, PMI Sulut berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun situasi normal, melalui koordinasi dengan seluruh PMI kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Arus Balik Idul Fitri 1447 H, KM Dorolonda Turunkan Ratusan Penumpang di Pelabuhan Samudera Bitung |
|
|---|
| Ini 3 Penyakit Paling Banyak Diderita Pemudik di Terminal Malalayang Manado |
|
|---|
| Hari dan Tanggal Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Samudera Bitung Sulut |
|
|---|
| Penyebab Keberangkatan di Terminal Malalayang Meningkat, Dipicu Lebaran Ketupat di Gorontalo |
|
|---|
| Lebaran Usai, Ini Deretan Penyakit yang Sering Terjadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Palang-Merah-Indonesia-PMI-Provinsi-Sulawesi-Utara-resmi-menutup-Posko-Siaga-Mudik-Lebaran.jpg)