Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ziarah Rohani

Jaclyn Koloay Sebut Warga Israel dan Palestina Sangat Begitu Ramah: Beda dari Pemberitaan

Pengalaman berbeda dirasakan Jaclyn Koloay saat berada di Israel dan Palestina. Ia mengaku menyaksikan hal yang indah.

Tayang:
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Jaclyn Koloay
KE TANAH SUCI - Pengalaman berbeda dirasakan Jaclyn Koloay saat berada di Israel dan Palestina. Di tengah berbagai pemberitaan yang kerap menyoroti situasi mencekam antara Israel dan Palestina, Jaclyn justru mengaku tidak merasakan hal menakutkan selama berada di sana. 

Ringkasan Berita:
  • Pengalaman berbeda dirasakan Jaclyn Koloay saat berada di Israel dan Palestina.
  • Di tengah berbagai pemberitaan yang kerap menyoroti situasi mencekam antara Israel dan Palestina, Jaclyn justru mengaku tidak merasakan hal menakutkan selama berada di sana.
  • Menurutnya, baik warga Israel maupun Palestina yang ia temui menunjukkan sikap ramah dan bersahabat.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengalaman berbeda dirasakan Jaclyn Koloay saat berada di Israel dan Palestina.

Di tengah berbagai pemberitaan yang kerap menyoroti situasi mencekam antara Israel dan Palestina, Jaclyn justru mengaku tidak merasakan hal menakutkan selama berada di sana.

Menurutnya, baik warga Israel maupun Palestina yang ia temui menunjukkan sikap ramah dan bersahabat.

“Ramah semuanya, sedangkan kita mau masuk ke Israel dari Palestina dan sebaliknya semua begitu ramah dan baik kepada kami,” ungkap Jaclyn.

Ia mengatakan, suasana yang ia rasakan di lapangan jauh berbeda dengan gambaran yang sering muncul di media belakangan ini.

Selama melakukan perjalanan, Jaclyn mengaku dapat berinteraksi dengan masyarakat setempat tanpa rasa khawatir.

Bahkan ketika melintasi perbatasan antara wilayah Palestina dan Israel, ia tetap merasa aman.

Hal yang paling mengherankan bagi Jaclyn adalah kemampuan warga setempat dalam berbahasa Indonesia.

Ia bercerita, saat mengunjungi pasar di Israel, ada pedagang yang fasih berbicara menggunakan Bahasa Indonesia.

“Yang paling mengherankan, warga Israel yang berjualan di pasar pintar berbahasa Indonesia,” katanya.

Diketahui Jaclyn Koloay datang bersama sejumlah gembala dari Sulawesi Utara.

Mereka semua menginap di Hotel Betlehem.

Meski sempat mendapat pengumuman terkait potensi perang dan penutupan bandara, Jaclyn memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan aman hingga kembali ke Indonesia.

“Kami selama ziarah rohani di sana sangat aman, tidak terjadi apa-apa," ujarnya Minggu (1/3/2026)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved