Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tim Khusus Gubernur Sulut

Sosok Elisabeth Lihiang, Anggota Tim Khusus Gubernur YSK, Mantan DPRD Sulut

Sosok Elisabeth Agustina Lihiang. Anggota Tim Khusus Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK). Eks anggota DPRD Sulut.

Tayang:
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
Dok. Tim YSK
PEJABAT - Sosok Elisabeth Agustina Lihiang (kolase foto kiri) saat berfoto bersama dengan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam rapat perdana Timsus yang digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026). Elisabeth menjadi anggota Tim Khusus Gubernur YSK. Ia merupakan mantan anggota DPRD Sulut periode 2009-2014 dan berstatus sebagai istri dari Ir. Theo Johannes Frans Kalangi MT, yang merupakan Stafsus Gubernur YSK bidang Pembangunan Perbatasan. 

Ringkasan Berita:
  • Sosok Elisabeth Agustina Lihiang, anggota Tim Khusus Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK).
  • Elisabeth dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Koordinator Timsus Gubernur YSK, guna memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis pemerintah daerah.
  • Elisabeth juga merupakan mantan anggota DPRD Sulut periode 2009-2014 dan berstatus sebagai istri dari Ir. Theo Johannes Frans Kalangi MT, yang merupakan Stafsus Gubernur YSK bidang Pembangunan Perbatasan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Elisabeth Agustina Lihiang masuk dalam Tim Khusus Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK).

Dalam tim ini, Elisabeth Lihiang dipercaya sebagai Wakil Koordinator.

Tujuan pembentukan Tim Khusus oleh Gubernur YSK untuk Percepatan Akses Program Strategis.

Manuver ini menjadi langkah terukur menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Pembentukan tim tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) sekaligus rapat perdana Timsus yang digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026).

Gubernur YSK menegaskan, keberadaan Timsus menjadi instrumen penting Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mengamankan program-program strategis nasional yang sebagian besar anggarannya berada di kementerian dan lembaga pusat.

“Tim khusus ini harus aktif mengejar dan mengamankan program strategis di pusat untuk Sulawesi Utara,” tegas Gubernur.

TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026).
TIM KHUSUS - Gubernur YSK berfoto dengan anggota Tim Khusus di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026). Salah satunya Elisabeth Lihiang (keempatdari kanan) yang dipercayakans sebagai Wakil Koordinator, guna memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis pemerintah daerah. (Pemprov Sulut)

Gubernur ke-13 Sulut ini menjelaskan, timsus dibentuk untuk menjembatani keterbatasan OPD yang memiliki rutinitas tinggi, sehingga proses pengusulan, pengawalan, hingga realisasi program strategis dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Dalam konteks ini, Timsus menjadi pancaindra Gubernur, memastikan kepentingan daerah terakomodasi secara optimal,” ujarnya.

Susunan personalia timsus Gubernur YSK diisi oleh figur-figur yang dinilai memiliki pengalaman, jejaring dan kapasitas strategis lintas sektor.

Susi Sigar dipercaya sebagai Koordinator Tim, didampingi Ivanry Matu sebagai Sekretaris Tim. Keduanya menjadi motor penggerak koordinasi internal serta penghubung langsung dengan Gubernur.

Sementara itu, posisi Wakil Koordinator Bidang Perencana Strategis dan Hubungan Antar Lembaga diemban Fanny A. Wulur, yang bertugas mengawal sinkronisasi usulan daerah dengan kebijakan nasional.

Pada bidang penguatan stakeholder dan infrastruktur strategis daerah, Julius Jems Tuuk dipercaya sebagai Wakil Koordinator, dengan fokus memastikan program prioritas berdampak langsung bagi pembangunan wilayah.

Kemudian untuk urusan komunikasi dan kerja sama lintas sektor ditangani oleh Elisabeth Lihiang sebagai Wakil Koordinator, guna memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis pemerintah daerah.

Baca juga: Sosok Astrid Kumentas, Kader PDIP Manado dan Eks Noni Sulut Meninggal Hari Ini, Pernah Jadi Stafsus

Sosok Elisabeth Lihiang

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved