TPPO di Kamboja
Ini Hal yang Dialami Dua Warga Bitung saat Bekerja di Kamboja, Kini Senang Bisa Pulang
Mereka diberangkatkan dari Gorontalo transit Jakarta kemudian ke Kamboja pada bulan Juni 2025.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dua warga Bitung Sulawesi Utara kembali pulang setelah bekerja di Kamboja.
Kedunya yaitu F.B. (23) dan S.R.P.T (31).
Mereka merupakan pasangan suami istri.
FB dan SRPT manjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
Dari informasi yang diperoleh, mereka direkrut secara ilegal tanpa prosedur resmi.
Mereka diberangkatkan dari Gorontalo transit Jakarta kemudian ke Kamboja pada bulan Juni 2025.
Pada 17 Oktober 2025, mereka melarikan diri dari perusahaan penipuan online di Chrey Thom.
Selain mereka, ada 110 warga Indonesia yang melarikan diri dari perusahaan tersebut.
Founder Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Antonius Sangkay mengatakan hari ini kedua korban telah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado.
"Tadi pagi mereka berdua telah tiba di Manado dan langsung dijemput pihak keluarga kembali ke Bitung," ujar Antonius saat dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu (6/12/2025).
Antonius menjelaskan dari S.R.P.T. bahwa selama di Kamboja mereka bekerja dipaksa dalam industri penipuan online.
Bahkan berkali-kali dipindahkan atau dijual oleh agen yang berbeda.
"Tapi akhirnya mereka bisa melarikan diri dan dipulangkan ke Indonesia bersama rombongan lain.
Mereka tentunya senang karena bisa pulang karena selama kerja mereka dipaksa untuk melakukan penipuan," ungkapnya.
Dia menambahkan kedua korban kini berada dalam perlindungan dan pendampingan BP3MI Sulut, Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, serta YKYU dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO yang tergabung dalam Satgas TPPO Sulawesi Utara.
| Polda Sulut Buru Perekrut Warga Sulut di Kamboja, Kerjasama dengan Divisi Internasional Polri |
|
|---|
| Rifaldo Pontoh, Buronan Interpol Asal Manado Ditangkap di Bali, Begini Modusnya |
|
|---|
| 2 WNI Asal Sulut Meninggal di Kamboja, Jenazah Masih Tertahan Diduga Korban TPPO |
|
|---|
| Waspada TPPO, Pasangan Suami Istri Asal Bitung Sulut Jadi Korban di Kamboja, Berkali-kali Dijual |
|
|---|
| Kesaksian Pasutri Asal Sulut Korban TPPO di Kamboja: Berkali-kali Dijual hingga Bisa Melarikan Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pasangan-suami-istri-asal-Bitung-yang-bekerja-di-Kamboja-saat-tiba-di-Bandara-Sam-Ratulangi-Manado.jpg)